15 Februari 2018

15 Kereta Made in Madiun Diekspor ke Bangladesh

Berita
Suasana pelepasan ekspor KA Bangladesh (31/3)

Indonesia melakukan ekspor kereta penumpang ke Bangladesh. Untuk tahap awal, sebanyak 15 kereta penumpang dikirim ke Bangladesh.


Total kontrak pengadaan kereta untuk Bangladesh sebanyak 150 kereta penumpang. Kereta penumpang pesanan Bangladesh Railway tersebut adalah buatan PT INKA (Persero).


Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyambut positif langkah INKA. Menurut Bambang, INKA mampu mencari celah pasar di luar Indonesia untuk memasarkan produknya.


"Tidak hanya bergantung domestik, tetapi juga mengejar pasar luar negeri, ekspor," ujar Bambang dalam acara pelepasan ekspor tahap pertama gerbong kereta INKA dan peluncuran Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) di Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (31/3/2016).


Bambang berpesan agar produsen kereta yang bermarkas di Madiun Jawa Timur tersebut memperhatikan kualitas dan kuantitas kereta.


Bambang menambahkan, pembuatan kereta penumpang ekspor ini pendanaannya berasal dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank melalui penugasan khusus/National Interest Account (NIA) sebesar Rp 300 miliar.


"150 kereta penumpang ini secara bertahap akan dikirim ke Bangladesh hingga akhir tahun," lanjut Bambang.


Selain ekspor, hal terpenting lain dari proyek ini adalah multiplier effect yang ditimbulkan. Industri dalam negeri dan UMKM mendapat keuntungan dengan terlibat dalam pembuatan kereta penumpang ekspor ini.


Di tempat yang sama, Direktur Utama INKA, Agus H. Purnomo mengatakan nilai kontrak pembelian 150 kereta penumpang ini sebesar US$ 72,3 juta. Tingkat kandungan lokal dalam pembuatan kereta ini sampai 70%.


Contoh kandungan lokal yang digunakan antara lain rem dari PT Pindad (Persero), besi cor dari PT Barata (Persero), dan plat dari PT Krakatau Steel Tbk.


"Tingginya kandungan lokal mampu menggerakkan setor riil dan manufaktur di dalam negeri," kata Agus.


Pengiriman kereta barang ini diangkut menggunakan MV Seiyo Spring. Pemuatan gerbong kereta ini dilakukan menggunakan unit Harbour Mobile Crane (HMC) milik PT Pelindo III (Persero).


Sumber


Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll