19 Februari 2018

Ahok: Wapres Putuskan LRT Jakarta Pakai Rel Kecil 1067 Milimeter

Berita

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan dukungan pemerintah pusat akan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun Light Rapid Transit (LRT) di Jakarta.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wapres memutuskan bahwa LRT Jakarta nantinya akan menggunakan narrow gauge (rel) kecil berukuran 1067 mili meter.


"Setuju, termasuk Pak JK langsung putuskan Jakarta LRT kita gunakan narrow gauge 1067," kata Basuki di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (1/7/2015).


Pada hari ini, Basuki mengikuti rapat pembangunan infrastruktur di Kantor Wapres. Hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.


Menurut Basuki, narrow gauge 1067 merupakan rel yang tergolong sempit. Pemerintah berencana menggunakan rel ukuran 1067 mm karena menyesuaikan rel MRT serta kereta api.


"Supaya interchange kereta, bisa saling masuk, MRT sudah 1067, kereta api sudah 1067, masak mau diganti semua gara-gara kita LRT jadi lebar? Ini kan bukan mobil, kalau mau parkirin kereta merusak stooring kan mesti sama-sama," tutur Basuki.


Sementara itu, pihak pengembang, yakni PT Adhi Karya sebelumnya mengusulkan agar LRT Jakarta nantinya dibangun di atas rel yang lebar, yakni 1435 mili meter.


"Karena ada usulan beberapa, Adhikarya itu pengen yang wide 1435 mm, kita enggak butuh rel yang lebar, kita butuh yang sempit aja yang LRT kita," kata Basuki.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan peletakan batu pertama proyek LRT dilakukan tahun ini. Proyek pembangunan pola transportasi massal di Ibu Kota itu akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk membangun infrastruktur bawah.


Sementara itu, BUMN dan BUMD yang ikut dalam proyek itu akan mengoperasikan LRT dan mendapat keuntungan dari pembelian tiket. Rencananya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menggandeng perusahaan Jepang untuk pengadaan LRT ini dan perusahaan Tiongkok untuk menggarap infrastruktur di bawah rel.


Pemprov DKI Jakarta akan membangun tujuh rute LRT dengan depo utama berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ketujuh rute yang akan dibangun ialah Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km). Untuk membangun semua rute itu, dibutuhkan biaya sebesar Rp 30 triliun. Anggaran yang dibutuhkan untuk tiap satu rute adalah sekitar Rp 7,5 triliun.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll