6 Februari 2018

Angkutan Kereta Api Barang Bisa Diandalkan

Berita

Angkutan barang dengan menggunakan kereta api dinilai lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan angkutan truk meskipun terdapat jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Akademisi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno mengungkapkan, jalan tol yang kemarin diresmikan masih berpotensi macet yang akhirnya menyebabkan biaya tinggi.

"Jalan rel bisa jadi unggulan," Kata Djoko, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia mengatakan, akses jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok dan jalur kereta api memang sama-sama dibutuhkan. Hanya saja, paparnya, kereta api barang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan angkutan barang truk.

Tidak hanya itu, pelabuhan-pelabuhan besar di dunia biasanya lebih memprioritaskan angkutan barang berbasis rel.

Dia mengingatkan, penggunaan angkutan barang truk yang semakin banyak juga dapat merugikan negara lantaran hal tersebut juga berarti ada peningkatan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

"Yang rugi, akhirnya juga negara, penggunaan bahan bakar minyaknya [akan] lebih banyak," katanya.

Terkait dengan besaran peningkatan jumlah penggunaan angkutan barang truk ke Pelabuhan Tanjung Priok, dia mengungkapkan belum melakukan perhitungan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan akan terdapat penghematan, baik dari sisi waktu dan biaya dengan  beroperasinya jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok.

"Akan ada kemudahan berupa penghematan terhadap cost dan kepastian waktu. Sebelum ada tol kan lama, capek dan kurang aman. Jadi ini suatu lompatan besar," jelas Budi, Sabtu (15/4/2017).

Ia mengatakan, jajarannya beserta stakeholder terkait terus berupaya menjalankan amanat presiden yaitu untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui peningkatan pelabuhan Tanjung Priok.

Menurutnya ada tiga komponen yang dapat menekan biaya logistik yakni dari kapal, di terminal container, dan darat.


Sumber


Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll