15 Februari 2018

Dalam 5 Tahun RI Akan Punya 5.000 Km Jaringan Rel Kereta

Berita
Ilustrasi : Rel Kereta Api

Jakarta -Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia bakal punya total 5.000 Km rel kereta dalam 5 tahun. Proyek ini untuk menyambungkan rel yang sudah ada sejak zaman Belanda sepanjang 985 km.

Proyek-proyek tersebut di luar dari proyek rel kereta perkotaan yang digarap BUMN atau swasta seperti Light Rail Transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Jonan mengatakan pembangunan rel kereta mencakup di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Misalnya di Sumatera akan membentang dari Palembang-Sumatera Utara dan Sumatera Utara-Aceh. Sementara itu, di Kalimantan dari Pontianak-Balikpapan.

Sulawesi akan dibangun dari Makassar ke Pare-Pare hingga ke Manado. Sedangkan di Papua dari Sorong-Manokwari.

"Jadi total dalam 5 tahun ini total panjangnya akan 5.000 km lebih sedikit lah. Kami makanya membangunnya itu menyambung rel itu. Untuk perkeretaapian yang komersial itu diserahkan ke pemda, dan swasta atau BUMN. Kami hanya sebagai regulator," katanya di acara Indonesia Transportation Forum di Gedung 88, Jumat (8/5/2015)

Menurut Jonan proyek kereta komersial seperti LRT di Jakarta tak masalah dibangun asalkan tak memakai dana APBN. LRT rencananya akan dibangun dari Bekasi-Cibubur Jakarta oleh BUMN Adhi Karya.
"Bangun light rail itu mungkin Rp 15 triliun. Saya bilang oke, non APBN saja. Kenapa kalau Rp 15 triliun," katanya.

Ia mengatakan, pembangunan rel kereta yang dibangun pemerintah memang fokus pada luar Jawa. Hal ini untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di luar Jawa.

"Kalau di Jakarta yang dibangun, itu nanti saudara kita yang tinggal di Kalimantan pasti ribut," katanya

sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll