
Jakarta - Kalangan pelaku usaha mengapresiasi rencana Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya membangun jalur kereta api dari Stasiun Pasoso ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi berharap rencana itu dapat terealisasi karena akan berdampak signifikan terhadap logistik nasional. “Realisasi jalur kereta pelabuhan itu akan berdampak positif pada peningkatan kelancaran arus barang tersebut, sehingga produktivitas pelabuhan (throughput) akan meningkat dan dwelling time akan turun,†katanya.
Dia mengemukakan walau kebutuhan jumlah truk berkurang, bakal terjadi peningkatan produktivitas armada pengangkutan barang karena peningkatan kelancaran di dalam dan sekitar wilayah pelabuhan. "Volume barang akan teralih dari truk ke kereta api".
Dia meyakini jalur kereta bakal menurunkan biaya transportasi akibat peningkatan kelancaran arus barang pelabuhan. Selanjutnya, penggunaan Terminal Peti Kemas (TPK) Gede Bage akan naik karena biaya pengiriman barang industri di wilayah Bandung dan sekitarnya juga menurun. “Ini juga berdampak signifikan pada peningkatan daya saing produk nasional".
Indonesia: PT Industri Kereta Api (PT INKA) is one of Southeast Asia’s leading rolling stock manufacturers, building equipment for both passenger and freight services. As it fulfils major orders fro
No: 24/PR/INKA/X/2026Madiun, 27 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti evaluasi teknis dan melakukan penyempurnaan KRL guna mendukung
No : 22/PR/INKA/X/2026Madiun, 15 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi. IN
Madiun, 9 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekon