6 Februari 2018

Ini Alasan Pembatalan Pembangunan Jalur Kereta ke Bandara Solo

Berita
Sejumlah Jemaah calon haji menaiki tangga pesawat di Bandara Internasional Adi Sumarmo

Surakarta: Kementerian Perhubungan membatalkan rencana pembangunan jalur rel kereta api menuju Bandara Adi Sumarmo Solo. Kementerian lebih memilih mengefektifkan bandara baru yang rencananya akan dibangun di Kulon Progo.


Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengakui bahwa Kementerian sempat berencana untuk pembangunan rel menuju Bandara Adi Sumarmo. "Baru sampai ke tahan kajian awal," katanya saat ditemui di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu 31 Oktober 2015.


Jonan mengatakan pembangunan jalur rel itu menjadi alternatif jika pembangunan bandara baru di Kulon Progo gagal direalisasikan. "Jika gagal, otomatis Bandara Adi Sumarmo menjadi salah satu tumpuan bagi masyarakat Yogyakarta."


Jalur rel itu diharapkan bisa mempermudah akses bagi masyarakat Yogyakarta yang ingin melakukan perjalanan dengan pesawat melalui Bandara Solo. Penerbangan yang ada di Bandara Adi Sutjipto Yogyarakarta yang sudah sedemikian padat membuat calon penumpang berpotensi melimpah ke Solo.


Hanya saja, Jonan menyebut bahwa kajian pembuatan jalur kereta api menuju bandara Solo itu dibatalkan seiring rencana pembangunan bandara kulon Progo yang semakin menunjukkan titik terang. "Artinya keberadaan jalur kereta api itu sudah tidak terlalu dibutuhkan," katanya.


Menurut Jonan, pembangunan bandara Kulon Progo segera berlanjut setelah  Mahkamah Agung akhirnya mengabulkan permohonan kasasi Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta  untuk Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara internasional di Kulon progo. "Pembangunan bisa segera terealisasi."


Meski sebagian warga masih menolak, Jonan menganggap hal itu tidak menjadi masalah. "Bisa langsung dilanjut dengan appraisal dan pengukuran tanah milik warga yang telah setuju," katanya.


(sumber: bisnis.tempo.co)
bisnis.tempo.co/read/news/2015/11/01/090714839/ini-alasan-pembatalan-pembangunan-jalur-kereta-ke-bandara-solo

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll