No :18/PR/INKA/IX/2026
Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelayanan dan pengembangan industri perkeretaapian dalam negeri. Kedua perusahaan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam mendukung operasional kereta api.
Direktur Utama PT INKA (Persero), Bambang Jatmika, menyampaikan kesiapan INKA untuk mendukung peningkatan pelayanan KAI melalui penyediaan sarana yang mengutamakan keselamatan dan keandalan.
“Keselamatan sarana merupakan hal yang tidak boleh dikompromikan dalam pengoperasian kereta api. Kami di INKA siap mendukung KAI untuk semakin melayani masyarakat melalui penyediaan sarana yang aman dan andal,” tegas Bambang.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan perkeretaapian. Ia juga menyampaikan keinginan KAI untuk turut membangun industri dalam negeri melalui kolaborasi dengan manufaktur sarana perkeretaapian nasional.
“Kami ingin turut membangun industri perkeretaapian dalam negeri. Dalam menjalankan pelayanan maupun mengembangkan perkeretaapian, kami menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Bobby.
Melalui koordinasi ini, INKA dan KAI berupaya menyelaraskan kebutuhan operasional dengan pengembangan sarana perkeretaapian dalam negeri, sekaligus mendukung peningkatan kualitas dan keselamatan pelayanan bagi masyarakat.
Fokus pada Keselamatan saat Operasional
Senior Manager Corporate Communications PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, menyampaikan bahwa saat ini seluruh pihak terkait berfokus menyelesaikan proses pemeriksaan KRL iE305.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh sistem pada KRL iE305 berada dalam kondisi optimal. Pemeriksaan dilakukan bersama operator dan regulator, terutama terhadap sistem yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan keandalan sarana,” jelas Nanang.
Lebih lanjut, Nanang menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line serta menegaskan keterbukaan INKA terhadap kritik dan evaluasi.
“Kami memohon maaf kepada para pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan selama proses pemeriksaan menyeluruh ini. Kami terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Setiap temuan yang memerlukan perbaikan akan kami tindak lanjuti. Bagi INKA, setiap evaluasi harus menjadi dasar untuk meningkatkan kompetensi, kualitas produk, dan kematangan industri perkeretaapian nasional,” ujarnya.
INKA berharap pengembangan industri perkeretaapian nasional terus mendapatkan dukungan melalui kolaborasi antara manufaktur, operator, regulator, industri pendukung, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Membangun kemampuan industri membutuhkan proses panjang dan konsistensi. Yang terpenting, setiap tantangan harus dijawab dengan evaluasi, perbaikan, peningkatan kompetensi, serta penerapan standar yang semakin tinggi. Itu yang terus kami lakukan,” tutup Nanang.
Salam,
Nanang Agung Rohmandiyas
SM Corporate Communication dan Representative Office
PT INKA (Persero)
No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe
No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere
No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi
7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa