15 Februari 2018

Jokowi Harap Indonesia Adopsi LRT Tiongkok

Berita
Ilustrasi LRT

Mengawali kunjungan kenegaraan di Republik Rakyat  Tiongkok, pada hari kedua Presiden Jokowi dan rombongan, Kamis (26/3) pagi, meninjau Railway Company Control Center dipandu oleh Presiden China Railway Company.

Presiden Jokowi dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Light Railway Transit (LRT), di Dongzhimen Station dengan menggunakan LRT khusus menuju Terminal 3 Bandar Udara Internasional Beijing Capital, Dongzhimen Station. Usai peninjauan tersebut, Presiden Jokowi memberikan keterangan pers dalam wawancara doorstop dengan wartawan dan media lokal.

“Kota-kota besar di Indonesia, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, saya kira harus mulai berpikir ke arah MRT, ke arah LRT, kereta api harus mulai mengarah ke sana. Transportasi massal harus segera dimulai,” kata Presiden Jokowi yang telah melihat dan merasakan bagaimana kecepatan LRT dari bandara menuju tengah kota. Presiden memutuskan LRT untuk Jakarta-Bogor, Jakarta-tangerang, Jakarta Bekasi, dan Jakarta-Depok harus dimulai tahun ini.

Menurut Presiden Jokowi, masalah investor yang akan membangun LRT pada jalur-jalur tersebut akan dipikirkan oleh BUMN. Dapat melalui kerja sama dengan Jepang atau Tiongkok, tetapi yang paling penting kebijakannya harus diputuskan dan segera dimulai tahun ini. Efisiensikualitas yang baik dan harga yang terjangkau oleh masyarakat menjadi kriteria penting.

Pemerintah melalui BUMN nantinya akan berkerja sama dengan BUMN Tiongkok ataupun Jepang. Peluang pihak swasta untuk terlibat pun terbuka.

“PT INKA bertugas untuk rolling stock, untuk penggarapan kereta sebagian diberikan ke INKA untuk transfer teknologi, pengetahuan sehingga diharapkan INKA ke depan bisa buat LRT sendiri, bisa buat high speed train sendiri, arahnya ke sana, tapi tahun ini dimulai,“ jelas Presiden Jokowi mengakhiri wawancara doorstop-nya dan kembali ke Hotel St Regis Beijing untuk persiapan acara Penyambutan Kenegaraan di Great Hall of the People.


(sumber:foto.kompas.com)

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter
INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter

No : 22/PR/INKA/X/2026Madiun, 15 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi. IN

15 Oktober 2026
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA

Madiun, 9 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekon

9 Oktober 2026
Dari INKA, untuk Angkutan Logistik Indonesia
Dari INKA, untuk Angkutan Logistik Indonesia

Kelancaran distribusi logistik menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional. Untuk mendukung konektivitas dan rantai pasok Indonesia, PT INKA (Persero) terus berkontribusi melalui penyediaan sar

7 Oktober 2026
Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna
Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna

No: 21/ PR/INKA/X/2026Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyampaikan bahwa tujuh trainset Kereta Rel Listrik (K

6 Oktober 2026
rating
scroll