15 Februari 2018

Kereta LRT Jakarta Gunakan "Made in Indonesia"

Berita

Light Rapit Transit (LRT) yang beroperasi di Kuala Lumpur, Malaysia

PT Pembangunan Jaya direncanakan nantinya akan ikut serta dalam lelang proyek pengadaan kereta untuk layanan light rail transit (LRT). Bila nantinya bisa memenangi lelang, PT Pembangunan Jaya akan lebih memilih menggandeng produsen lokal, kemungkinan besar adalah PT Industri Kereta Api (INKA).

Managing Director PT Pembangunan Jaya Frans Sunito mengatakan, alasan pihaknya menggandeng PT INKA bertujuan memberi kesempatan pada PT INKA untuk membuktikan diri. Frans menilai, PT INKA sebenarnya memiliki kemampuan untuk menghasilkan kereta yang secara kualitas bisa bersaing dengan kereta produksi dari perusahaan luar negeri.

"Saya maunya bikinan Indonesia karena kita kan orang Indonesia. Teknologi kereta itu sebenarnya enggak terlalu rumit, ada perusahaan Indonesia juga yang bisa. Kalau PT INKA mampu, kenapa enggak? Kita kan harus bantu mereka juga. Kalau beli dari luar mulu, kapan perusahaan Indonesia belajarnya?" ujar Frans, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Menurut Frans, PT Pembangunan Jaya sudah menyiapkan rancangan yang nantinya akan dipesan ke PT INKA. Rancangan yang dibuat oleh PT Pembangunan Jaya adalah tiap rangkaian kereta nantinya akan terdiri atas tiga kereta, yang mana tiap satu kereta akan berkapasitas sekitar 270 orang.

"Satu kereta 270 orang. Jadi nantinya sekali jalan maksimal bisa mengangkut 670 orang. Adapun headway-nya 7-12 menit," ujar Frans.

Seperti diberitakan, Pemprov DKI berencana membangun LRT di tujuh koridor. Tahap pertama akan dimulai dari pembangunan rute Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km). Untuk enam rute lainnya adalah Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll