9 Maret 2020

Menteri BUMN Erick Thohir Menerima Kunjungan Kerja Menteri Kereta Api Bangladesh

Berita
Kunjungan kerja Menteri Kereta Api Bangladesh, Md Nurul Islam Sujan MP (kanan) disambut hangat oleh Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri) (28/02)

Kunjungan Menteri Kereta Api Bangladesh, Md Nurul Islam Sujan MP., Jumat 28 Februari 2020, di Kementerian BUMN disambut hangat oleh Menteri BUMN. Kunjungan kerja ini dalam rangka peningkatan kerjasama antar negara khususnya pada bidang perkeretaapian. Dalam agenda tersebut turut hadir mendampingi Direktur PT INKA (Persero) Bapak Budi Noviantoro, Direktur PT Len Industri (Persero) Bapak Zakky Gamal Yasin, serta Direktur PT KAI (Persero) Bapak Edi Sukmoro.

Menurut Menteri Kereta Api Bangladesh, "Dari sisi bisnis, kita membeli sekitar 500 kereta penumpang dari Indonesia dan kita mengharapkan peningkatan kerja sama lebih lanjut antara kedua negara, khususnya dalam sektor ini. Kami mencoba mengembangkan hubungan kedua negara pada waktu mendatang yang lebih menguntungkan bagi kedua negara".

Beliau juga menyampaikan bahwa kedua belah pihak dapat mengembangkan kualitas tenaga kerja di Bangladesh dengan memberikan pelatihan dan pendidikan yang memadai. Dalam kunjungan Menteri Nurul Islam Sujan ke Kementerian BUMN kali ini juga membuka kesempatan kepada perusahaan BUMN untuk mengikuti tender dari proyek di Bangladesh.

Menurut Menteri BUMN, "Alhamdulillah kerja sama Indonesia-Bangladesh sangat baik, contohnya untuk perusahaan BUMN saja dari tahun 2005 sampai dengan sekarang itu sudah ada kerjasama khususnya di kereta api yang nilainya hampir 181,6 juta dolar AS. Sekarang kita diberi kesempatan lagi untuk coba ikut tender 1.050 gerbong yang nilainya ratusan juta dolar AS”.

Selain itu, Menteri Erick Thohir juga menargetkan untuk nantinya tenaga kerja dari Indonesia akan memberikan pelatihan kepada tenaga kerja Bangladesh.

Sebelumnya, pada 2006 PT INKA (Persero) telah mengekspor 50 kereta penumpang dengan nilai kontrak USD 13,8 Juta. Pada Tahun 2016 mengekspor sebanyak 150 kereta dengan nilai kontrak sebesar USD 72,39 juta dan tahun 2017 memenangkan kontrak pengadaan 250 kereta penumpang dengan nilai USD 100,89 juta.
 


Diolah dari berbagai sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll