15 Februari 2018

Pembebasan Lahan Kereta Bandara, Sudah Beres

Berita

PT Kereta Api Indonesia menyatakan bahwa proyek pembangungan jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta sudah siap dari segala aspek.

Salah satu kesiapan aspek tersebut, termasuk dalam permasalahan pembebasan lahan yang nantinya dijadikan jalur-jalur baru untuk perlintasan KA Bandara Soetta.
"Semua sudah beres, tinggal menunggu sertifikasi tanah yang akan dikeluarkan oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional)," ujar Direktur Keuangan PT KAI, Kurniadi Atmosasmito, di Jakarta, Senin (20/4/2015).

Kurniadi mengatakan, setelah persiapan dalam bentuk teknis sudah dinilai matang. Bahkan, proyek yang menghabiskan dana Rp2,5 triliun ini rencanya ditargetkan rampung pada tahun 2016 mendatang.
Hal itu dapat terlihat dari sudah keluarnya sertifikasi dan ground breaking pembangunan proyek jalur KA Bandara tersebut

"Karena dari BPN mengeluarkan pernyataan kapan dikeluarkan, akan tetapi target pembangunan akhir 2016 selesai," katanya.

Dalam proyek pembangunan KA bandara, lanjutnya, PT KAI bertugas dalam hal pembangunan prasarana dan infrastruktur, seperti berupa pengadaan lahan, signaling (pertukaran informasi), listrik aliran atas, dan pembangunan stasiun di luar kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

PT Railink sebagai perusahaan patungan PT KAI dan PT Angkasa Pura II, bertugas melakukan pengerjaan penyediaan sarana kereta bandara. Saat ini, PT Railink menyiapkan 10 KA yang dipesan dari PT Industri Kereta Api (Inka).

Kurniadi berharap, pengerjaan proyek ini bisa selesai tepat waktu, yakni dalam 14 bulan sampai 18 bulan mendatang. Sehingga, KA yang dipesan dari PT Inka tersebut segera dikirimkan.

Seperti diketahui, total biaya pembangunan KA Bandara Soekarno-Hatta memakan biaya Rp2,5 triliun. Dana itu terdiri dari pinjaman sebesar Rp2 triliun dari empat bank yang diajak kerja sama oleh PT KAI.
Keempat bank yang dimaksud, antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI. Sisanya, sebesar Rp500 miliar akan menggunakan dana kas KAI dan Railink.


sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
rating
scroll