Jepang dan China masih berminat mengikuti tender proyek kereta api kecepatan menengah meskipun Presiden Joko Widodo sebelumnya menolak proposal kereta api cepat yang diajukan dua negara tersebut.
Pemerintah menilai pengadaan kereta api kecepatan menengah lebih memungkinkan dibandingkan dengan kereta api cepat.
Menurut Ketua Staf Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi, pemerintah tidak hanya membuka kesempatan bagi Jepang dan China menggarap proyek kereta api menengah ini.
Pemerintah juga menginginkan adanya negara Eropa yang ikut serta.
"Mereka masih minat, kita juga tender seluruh dunia, kita juga tak mau kalau Jepang dan China saja, kita mau Eropa juga ikut," kata Sofjan di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Pemerintah akan mengundang Prancis dan Jerman untuk bersaing dengan Jepang dan China dalam memenangkan proyek kereta api kecepatan menengah ini.
Sebelum membuka tender, pemerintah akan terlebih dulu melakukan uji kelayakan. Pengujian kelayakan ini menjadi tugas Kementerian Perhubungan.
"Ini harus sesuai dengan rencana transportasi nasional, baik keretanya, atau pelabuhannya, pengangkutan itu. Jangan semua jalan sendiri malah tabrakan nanti," ujar Sofjan.
Proyek kereta api cepat dinilai pemerintah belum memungkinkan untuk jarak Jakarta-Bandung. Presiden Jokowi menilai cukup diadakan proyek kereta api dengan kecepatan menengah.
Menurut Sofjan, keputusan ini diambil berdasarkan nasihat dari para konsultan. Ia menyebut belum waktunya bagi Indonesia memiliki kereta api cepat.
"Mungkin kita tunda lima tahun lagi lah untuk kereta cepat," ucap dia.
Di samping itu, pemerintah menilai lebih baik jika investasi besar yang masuk ke Indonesia diarahkan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia timur.
PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek
Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada