9 Februari 2018

Presiden Minta Kereta Api Sulsel Beroperasi 2018

Berita

Presiden Joko Widodo sempat menanyakan progres pembangunan rel kererta api Trans-Sulawesi dalam lawatannya di Makassar, Sulawesi Selatan. Hal itu diungkapkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo usai mendampingi Jokowi pada peresmian Pasar Baru di Kabupaten Maros, Kamis, 13 Juli.

“Beliau bilang, harapannya tahun depan sudah jalan dimanfaatkan secara maksimal. Khususnya untuk pengangkutan logistik, seperti semen dan batu bara,” kata Syahrul.

Dibangun sejak 2015, jalur kereta Trans-Sulawesi akan menghubungkan Makassar di Sulsel dengan Manado, Sulawesi Utara. Jaraknya 2.000 kilometer. Tahap pertama menghubungkan Makassar-Parepare di Sulsel sejauh 145 kilometer. Pada tahun ini pengerjaan difokuskan sepanjang 50 km antara Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Barru.

Syahrul mengungkapkan, Presiden berpesan agar pemprov berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan dan pihak terkait lain. Pendek kata, menurut dia, Presiden mau proyek cepat tuntas.

"Presiden meminta agar konsentrasi, supaya rel jangan menunggu lagi. Harus ada manfaatnya dan bisa menghasilkan uang,” ujar Syahrul.

Disebutkan, pada tahun ini proyek rel kereta api mendapat kucuran anggaran sebesar Rp1,2 triliun dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pada 2018 disiapkan sebesar Rp6 triliun. Syahrul memastikan belum akan meminta bantuan investor swasta dalam proyek ini.

“Kita pakai anggaran yang disiapkan pusat, sebab itu menjadi proyek negara. Nanti setelah kita lakukan itu dan menggerakkan ekonomi, kelanjutannya sudah bisa masuk investor," dia menambahkan.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, kereta api Trans-Sulawesi ini merupakan proyek penting. Proyek minimal bisa beroperasi sebagai angkutan logistik, paling tidak melayani pengangkutan batu bara untuk empat pabrik semen di Sulsel.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter
INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter

No : 22/PR/INKA/X/2026Madiun, 15 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi. IN

15 Oktober 2026
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA

Madiun, 9 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekon

9 Oktober 2026
Dari INKA, untuk Angkutan Logistik Indonesia
Dari INKA, untuk Angkutan Logistik Indonesia

Kelancaran distribusi logistik menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional. Untuk mendukung konektivitas dan rantai pasok Indonesia, PT INKA (Persero) terus berkontribusi melalui penyediaan sar

7 Oktober 2026
Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna
Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna

No: 21/ PR/INKA/X/2026Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyampaikan bahwa tujuh trainset Kereta Rel Listrik (K

6 Oktober 2026
rating
scroll