
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau memastikan proyek pembangunan rel kereta di jalur Pekanbaru – Dumai tidak akan berubah dan tetap sesuai jadwal sebelumnya.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau Masperi mengatakan pengerjaan proyek kereta hanya tinggal menunggu izin dari Menteri Perhubungan.
“Tinggal tunggu izin menteri perhubungan, saat ini izin trase jalur kereta tersebut sedang proses dari Kemenhub,†katanya Sabtu (31/10/2015).
Masperi mengatakan setelah izin trase jalur kereta diperoleh dari Kemenhub, pemprov akan membentuk panitia lokal yang menentukan titik dan jalur pembangunan dilalui kereta nantinya.
Selain itu akan dilakukan inventarisir pemilik lahan sehingga memudahkan panitia dalam kegiatan pembebasan lahan.
Jalur kereta Pekanbaru – Dumai ini kata Masperi, akan menyambung ke jalur kereta Trans Sumatra yang saat ini juga tengah dilaksanakan di Rantau Prapat Sumatra Utara.
“Dari sana akan menyambung ke Kota Dumai, setelah itu baru di Riau akan terus berlanjut ke Pekanbaru,†katanya.
Dengan lebar jalur kereta sekitar 10 meter, Masperi belum dapat menentukan dimana pintu masuk jalur kereta yang akan dibangun tersebut.
Adapun pembangunan jalur kereta di wilayah Riau saat ini sejalan dengan proyek infrastruktur lainnya yaitu pembangunan jalan tol Pekanbaru – Dumai yang masih dalam tahap pembebasan lahan.
No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu
No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k