15 Februari 2018

Proyek Kerja Sama akan Ditandatangani, Trem di Surabaya Segera Terwujud

Berita
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

Surabaya - Cita-cita Kota Surabaya mempunyai angkutan massal segera terwujud. Hari ini, Pemkot Surabaya akan menandatangani proyek pembangunan trem dengan kemenhub dan PT KAI. Nilai investasi pembangun trem sekitar Rp 800 miliar.


Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan proyek yang digagas untuk mengatasi kemacetan ini, pihaknya hanya membantu kelancaran pembangunan salah satunya reaktivasi jalur trem jaman Belanda.


"Kita dibantu ahli dari Belanda dan teman akademisi untuk kembali menemukan jalur-jalur trem," kata Risma, Rabu (23/9/2015).


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji setelah Penandatanganan Kerja Sama (PKS) yang rencananya akan dilakukan hari ini di Balai Kota Surabaya, anggaran Rp 124 miliar yang ada di kemenhub dapat difokuskan pada penyelesaian detail engineering desain (DED).


Dengan demikian, lelang fisik dapat dimulai akhir tahun ini atau setidaknya awal tahun depan. "Proses lelang diprediksi memakan waktu dua bulan. Setelah itu, pembangunan trem dapat dilaksanakan," ujar Sonhaji saat dihubungi terpisah.


Agus juga memastikan rencana pembangunan transportasi massal berupa trem maupun monorel di Surabaya sudah sejalan dengan program pemerintah pusat yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019.


Dalam RPJMN itu, lanjut Agus, dijelaskan bahwa target penyelesaian masalah tansportasi perkotaan diprogramkan dengan pembangunan kereta api perkotaan berbasis rel dengan panjang jalur 1998 kilometer secara nasional. "Artinya, Surabaya siap merealisasikan program pemerintah pusat itu karena kajian sudah dilakukan secara matang," imbuh dia.


Pengembangan angkutan trem akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, pengembangan angkutan massal ini dimulai dari depo trem lama di Bumiharjo, Joyoboyo melewati Jl. Raya Darmo hingga ke utara sampai persimpangan Jl. Indrapura – Jl. Rajawali.


Di sepanjang jalur tersebut akan dibangun titik-titik halte/shelter yang letaknya strategis dengan pusat kegiatan masyarakat metropolis. Selanjutnya, pada tahap kedua, rencana pengembangan trem ini akan diintegrasikan dengan Pelabuhan Tanjung Perak.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
PT INKA (Persero) dan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Tandatangani Nota Kesepahaman Penyediaan Teknologi Moda Transportasi Berkelanjutan
PT INKA (Persero) dan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Tandatangani Nota Kesepahaman Penyediaan Teknologi Moda Transportasi Berkelanjutan

Press Release 29/PR/INKA/X/2025Bogor, 11 Desember 2025 — PT INKA (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman dengan Perusahaan Umum Daerah Transportasi Pakuan (PTP) Kota Bogor mengenai penyediaa

13 Desember 2025
PT Industri Kereta Api Lanjutkan Ekspor 135 Unit Car Flat Top Wagon ke New Zealand
PT Industri Kereta Api Lanjutkan Ekspor 135 Unit Car Flat Top Wagon ke New Zealand

Press Release No. 28/PR/INKA/X/2025Surabaya ━ PT Industri Kereta Api (Persero) melanjutkan pengiriman ekspor Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) sebanyak 135 unit pesanan UGL Rail Services Pty Ltd

20 Oktober 2025
Kunjungan Sesko TNI ke PT INKA (Persero): Tingkatkan Wawasan Strategis tentang Industri Perkeretaapian Nasional
Kunjungan Sesko TNI ke PT INKA (Persero): Tingkatkan Wawasan Strategis tentang Industri Perkeretaapian Nasional

Press Release No. 27/PR/INKA/X/2025Madiun, 17 Oktober 2025 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan dari rombongan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LIV Tahun

17 Oktober 2025
rating
scroll