
Sebanyak 150 unit kereta api penumpang diekspor ke Banglades melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (31/3/2016).
Pengiriman kereta api itu diharapkan tuntas hingga akhir Agustus nanti. Kereta api penumpang itu adalah buatan perusahaan negara, PT INKA (Persero), yang memenangi tender pengadaan penumpang kereta api senilai 73 juta dollar AS di Banglades.
"Hari ini adalah ekspor tahap pertama sebanyak 15 unit," kata Senior Manager Protokoler Humas PT INKA (Persero), Kholik Muhammad.
Ekspor ke Banglades tersebut adalah yang kesekian kalinya oleh PT INKA (Persero). Sebelumnya, sejak 2004, PT INKAc(Persero) sudah melakukan ekspor ke Filipina, Thailand, Australia, Malaysia, dan Singapura.
Selain kereta penumpang, PT INKA (Persero) juga mengekspor gerbong barang dan gerbong datar. Sebanyak 70 persen produk kereta api PT INKA (Persero) tersebut dibuat dari bahan produk lokal, dengan konsep sinergi produk BUMN, seperti PT Pindad, PT Krakatau Steel, dan PT Barata.
"Ke depan, kami berharap semuanya bisa dari produk lokal, bahkan kapal pengirimnya pun berbendera Indonesia," tambahnya.
Ke-15 unit kereta api penumpang itu diangkut kapal Seiyo Spring berbendera Panama. Ekspor perdana ke Banglades itu dikemas melalui acara seremonial yang dihadiri Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, dan Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi.
No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini
No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu
No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur