19 Februari 2018

Setelah Groundbreaking, Apa kabar Proyek LRT Jabodetabek?

Berita

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 9 September 2015 telah melakukan groundbreaking atas dimulainya pengembangan jaringan angkutan massal berbasis kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodetabek.


Pembangunan fase I membentang dari Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang kemudian Cawang-Dukuh Atas. Jaringan LRT berangkat dari pusat pemukiman padat penduduk di pinggiran Jakarta.


Setelah beberapa bulan pasca groundbreaking, apa kabar proyek LRT? Akankah proyek LRT bernasib seperti monorel Jakarta yang setop pengembangannya pasca groundbreaking?


Direktur PT Adhi Karya Tbk, Pundjung Setya Brata menjelaskan pihaknya sebagai penanggungjawab pekerjaan konstruksi prasarana LRT Jabodetabek seperti rel, stasiun hingga depo kereta terus bekerja. Fokus pekerjaan saat ini ialah ruas Cibubur-Cawang.


"Konstruksi untuk jalur layang terus berjalan, sekarang fokus ruas Cibubur ke Cawang," kata Pundjung kepada detikFinance, Selasa (5/1/2016).


Lanjut Pundjung, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan pekerjaan konstruksi sesuai target, yakni tuntas di 2018.


"Kita target selesai 2018," sebutnya.


Untuk fase I, rute Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang dan Cawang-Dukuh Atas akan terdiri atas 21 stasiun. Total panjang jalur rel LRT fase I ialah 42,1 kilometer (km).


Dari gambar proyek LRT per tanggal 31 Desember 2015 yang diterima detikFinance, pekerja konstruksi dari Badan Usaha Milik negara (BUMN) konstruksi ini sedang membangun tiang untuk jalur layang LRT yang masuk ke dalam group pekerjaan titik Ciracas-Cibubur. Pekerjaan konstruksi untuk ruas Cibubur-Cawang sendiri dibagi ke dalam 8 group kerja.


Sejalan dengan proses konstruksi, Adhi Karya sedang berkonsultasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait nilai proyek karena pemerintah melalui Kemenhub akan membayar dan mengganti biaya konstruksi proyek LRT.


"Kita sudah ada komunikasi. Kita sudah kirimkan anggaran untuk di-review. Nilainya sudah kita kirim," tambahnya.


Ingin tau lebih detil mengenai LRT Jabodetabek ini?


(sumber: finance.detik.com)

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan
INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan

No Press Release : 16/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 4 September 2026 – PT INKA (Persero) menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi di Workshop PT INKA Banyuwangi.. Pertemu

4 September 2026
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
rating
scroll