15 Februari 2018

Sinergi BUMN dan China Resmi Garap Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Ilustrasi : Kereta cepat Shinkansen

Jakarta - Satu tonggak sejarah kembali ditorehkan bangsa Indonesia di sektor transportasi kereta api. Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menandatangani joint venture agreement (perjanjian pendirian perusahaan patungan) antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan BUMN China, China Railway International Co.Ltd untuk membangun kereta cepat (High Speed Railways/HSR) koridor Jakarta-Bandung.


PT PSBI merupakan konsorsium BUMN yang dibentuk dengan keanggotaan PT Wijaya Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Perkebunan Nusantara VIII dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). PT PSBI menunjuk Sahala Lumban Gaol sebagai Chairman yang sekaligus‎ Staf Ahli Kementerian BUMN.


"Kita memulai satu episode baru dalam dunia perkeretaapian atau transportasi. Dalam kegiatan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan terbentuk pusat kegiatan usaha ‎dan ekonomi baru," ujar Sahala saat seremoni penandatangan JVC Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (16/10/2015).


Sahala mengatakan, dalam menjalankan kegiatan tersebut, model bisnis yang diterapkan akan mengikuti praktik-praktik korporasi, komersialisasi dan berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur. Paling penting, sambungnya, kerjasama BUMN kedua negara ini murni dilakukan dengan skema business to business, tidak akan menggunakan anggaran negara dan jaminan‎ pemerintah.


"Episode baru ini maksudnya adalah model bisnis yang digunakan tidak akan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan tidak mengganggu pemerintah karena tidak ada jaminan pemerintah. Indonesia ingin bertumbuh," paparnya.


Penandatanganan pendirian perusahaan patungan ini juga dihadiri, Direktur Utama (Dirut) Wijaya Karya Bintang Perbowo, Dirut Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro, Dirut Jasa Marga Adityawarman, Dirut PT Perkebunan Nusantara VIII Dadi Sunardi, Chairman of Board China Railway International Co.Ltd Yang Zhongmin dan Duta Besar China untuk Indonesia Xie Feng.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll