15 Februari 2018

Tak Hanya Jakarta, Semarang Juga Butuh LRT

Berita
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) meletakkan semen cair, disaksikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ketiga kiri), saat Groundbreaking Light Rail Transit

Jakarta--Pengamat Transportasi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menilai tak hanya Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang membutuhkan light rapid transit atau kereta ringan. Sejak 2013, dia mengungkapkan kota Semarang telah melakukan kajian lintas Mangkang-Penggaron.
 
Jalur itu memiliki panjang 26 km dengan 15 stasiun yang terdiri dari 15 stasiun yaitu Mangkang, Penggaron, Simpanglima, Wijayakusuma, Tambak aji, IAIN Walisongo, Sudirman, Karang Ayu, Soegijapranata, Pandanaran, A. Yani, Milo, Gajah, Fatmawati, dan Pucang Gading.
 
"Namun, disayangkan kajian ini tidak dilanjutkan usulan ke Kemenhub, sehingga ketika sekarang pemerintah pusat akan menentukan kota-kota yang mendapat perhatian untuk pembangunan LRT, Kora Semarang tidak termasuk," katanya, Jumat (23/10/2015).
 
Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden No. 98/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi.
 
Selanjutnya, Perpres sejenis juga akan dikeluarkan untuk pembangunan kereta ringan di Palembang, Bandung, dan Surabaya.
 
Dia menerangkan perkiraan pembiayaan pembangunan sekitar Rp2,6 triliun. Potensi demand penumpang di Semarang, menurutnya, mencapai 8.722 penumpang per hari.
 
"Masih ada kesempatan jika Pemkot Semarang berminat. Jangan mengabaikan sistem bus transit yang sudahh dirintis dengan 4 koridor utama," ucapnya.
 
(sumber: industri.bisnis.com)

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll