15 Oktober 2021

PT INKA Selesaikan Produksi LRT Jabodebek

Berita
Direktrul Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Bapak Zulfikri saat seremoni pelepasan kereta LRT Jabodebek trainset ke-31 di PT INKA (Persero) (14/10)

PT INKA (Persero)  telah menyelesaikan  seluruh produksi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang ditandai dengan pelepasan trainset ke-31 oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan secara daring dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian  Perhubungan RI, Zulfikri. Acara diselenggarakan di kantor pusat PT INKA (Persero) Madiun, 14 Oktober 2021. 

Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro mengatakan bahwa LRT Jabodebek ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan kontrak  pengadaan LRT Jabodebek senilai Rp 3,9 trilyun ini ditandatangani sejak tanggal 18 Januari 2018 antara PT INKA (Persero) dengan PT KAI (Persero).

"Adapun susunan satu trainset-nya berupa 6 kereta dengan 4 kereta berpenggerak (motor car-M dan Motor Car dilengkapi Cabin-MC) dan 2 kereta non tidak berpenggerak (trailer car-TC). Satu trainset tersebut dapat mengangkut 740 penumpang saat kondisi normal dan 1300 penumpang saat kondisi okupansi maksimum," jelas Budi.

Secara keseluruhan trainset telah dilakukan Factory Acceptance Test (FAT) di workshop PT INKA (Persero). Bulan Oktober 2021 ini ditargetkan seluruh kegiatan pengujian dinamis sarana di lintas layang Jabodebek bisa diselesaikan. 

Pada tahap selanjutnya akan dilakukan uji komunikasi On Board Control Unit (OBCU) persinyalan dengan Train Control Management System (TCMS) pada  kereta yang ditargetkan selesai November 2021. Menjelang trial run akan dilakukan uji Grade of Automation (GoA) 3 yang dijadwalkan bulan Maret – Juni 2022. 

Trial run sendiri dijadwalkan pada bulan Juni - Agustus 2022 hingga direncanakan siap dioperasikan pada 17 Agustus 2022. Hal yang menjadi tantangan PT INKA (Persero) dan semua stakeholder terkait adalah penggunaan sistem operasi GoA3 yang pertama di Indonesia sehingga membutuhkan extra effort dalam hal integrasi sarana – prasarana. 

LRT ini merupakan produk anak bangsa yang menorehkan sejarah lonjakan teknologi perkereraapian yang merupakan kancah pembuktian kemampuan Engineer Indonesia dalam merancang kereta pertama yang mampu bergerak tanpa kendali masinis.




Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan
INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan

No Press Release : 16/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 4 September 2026 – PT INKA (Persero) menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi di Workshop PT INKA Banyuwangi.. Pertemu

4 September 2026
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
rating
scroll