1 November 2018

Bangun Pabrik Baru Caterpilar Group Tertarik Berinvestasi di INKA

Berita
Editor's Day di Excelton Hotel Palembang, Selasa (30/10)

Terus meningkatnya permintaan produk PT INKA (Persero), membuat perusahaan kereta api asal Madiun ini terus memperbesar kapasitas produksinya. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro d isela-sela kegiatan editor's day yang dilaksanakan di Excelton Hotel Palembang, Selasa (30/10/18).

"Saat ini kita sudah menyiapkan lahan dengan luas 8,3 hektare di Banyuwangi. Jika tidak ada halangan awal tahun 2019 pembangunan tahap satu pabrik baru tersebut sudah bisa dimulai," ungkapnya.

Untuk pembangunan pabrik baru PT INKA, sebuah perusahaan asing asal Amerika Serikat, Caterpilar Group, tertarik untuk berinvestasi untuk membangun pabrik khusus lokomotif termasuk peralatanya. Dimana, kebutuhan dana untuk pembangunan workshop baru tersebut INKA membutuhkan anggaran pembangunan sebesar Rp1,3 triliun. Sedangkan modal yang dimiliki Rp 600 miliar yang berasal dari sisa peyertaan modal negara (PMN) di tahun 2016 lalu.

"Agar ini berjalan, maka kita memang harua melibatkan investor. Dengan begitu kita dapat menutupi kekuranganya. Karena Caterpillar tertarik untuk berinvestasi, maka untuk tahap awal nilai investasinya sekitar USD 30 juta," ulasnya

Pabrik baru tersebut, kata Budi, direncanakan mempunyai kapasitas pembuatan 4 kereta per hari. Jumlah tersebut dua kali lipat dari rata-rat kapasitas pabrik di Madiun.

"Dengan peningkatan produksi ini akan mampu mengcover pesanan ekspor yang terus meningkat. Seperti dari Sri Langka, Thailand, dan Filipina," katanya.

Selain itu, Budi menambahkan, INKA bersama BUMN lainya yakni Waskita, LEN, dan KAI di tahap pertama telah membentuk Indonesia Railway Develoment Konsorsium guna memperluas pasar luar negeri.

"Kami ingin menjual kereta api sekaligus dalam satu paket. Mulai dari desain, pengadaan, konstruksi, finansial, hingga operasionalnya. Tergantung negara mana yang membutuhkan itu," katanya.

Untuk masalah pendanaan ekspor ini, konsorsium didukung oleh Exim Bank yang telah menyatakan siap mengucurkan pinjaman.

"Terkadang negara pembeli kesulitan akan pendanaan, tidak ada kontraktor, dan desainer-nya. Maka itu kita akan siapkan satu paket," katanya

Untuk itu, pihaknya sudah melakukan roadshow ke Manila, dan rencananya akan dilanjutkan ke Vietnam, Sri Langka, dan Bangladesh guna menawarkan penjualan satu paket kereta ini.

"Kita jual tergantung pesanan, baik jenis Right Rail Transit (LRT) maupun paket kereta biasa," tandasnya.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll