15 Februari 2018

DPR Dorong PT INKA Penuhi Kebutuhan Kereta Api Dalam Negeri

Berita
Jajaran Direksi PT INKA (Persero) bersama Komisi V DPR RI (21/4)

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan ke PT INKA (Persero). Kunjungan kali ini bermaksud untuk melakukan peninjauan guna mendorong peran serta PT INKA (Persero) dalam memenuhi kebutuhan transportasi kereta api dalam negeri.


"Kondisi seperti ini harus segera disikapi dan perlu terobosan-terobosan agar PT INKA (Persero) mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, bahkan mengekspor produknya ke luar negeri," jelas Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR Fary Djemy Francis saat meninjau PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, Kamis (21/4/2016).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia PT INKA (Persero) dalam menghadapi kebijakan pemerintah yang gencar membangun transportasi perkereta apian nasional.


Menurut Fary, Komisi V DPR fokus pada sektor safety dan security terhadap produk-produk gerbong maupun lokomotif yang dihasilkan PT INKA (Persero). Hal ini penting, untuk bisa meyakinkan jajaran Kementerian Perhubungan bahwa PT INKA (Persero) sudah mampu memproduksi kereta dengan kualitas dunia.


"PT INKA harus mendunia!" dukung anggota Komisi V Soehartono yang turut serta dalam kunjungan. Sebagai putra daerah, dirinya merasa terpanggil untuk ikut mengangkat peran PT INKA (Persero) di tingkat nasional, bahkan dunia.


"Sebagai industri nasional strategis, PT INKA harus didukung semua elemen bangsa ini. Kalau bukan kita yang memulai memakai produk kreasi kebanggaan anak bangsa, siapa lagi?" tegas Soehartono.


Tantangan Komisi V DPR disambut antusias Direktur Utama PT INKA (Persero) R Agus H Purnomo. Menurutnya, beberapa tahun terakhir PT INKA sudah berhasil memenuhi pesanan dari beberapa negara tetangga.


Pada 2015, Bangladesh memesan 150 unit kereta penumpang dengan nilai proyek Rp900 miliar. Proyek tersebut masih dikerjakan hingga sekarang.


PT INKA (Persero) juga mendapat pesanan dari KAI berupa empat train set untuk K1 dengan nilai kontrak Rp215 miliar yang akan digunakan untuk angkutan lebaran 2016. "Kami sudah mampu memproduksi kereta api dengan komponen lokal mencapai 70 persen, dengan waktu produksi enam sampai tujuh bulan untuk jenis kereta penumpang," pungkas Agus optimis.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll