
Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (LPEI) atau Eximbank memberikan fasilitas pembiayaan ke PT Industri Kereta Api (Inka).
Eximbank membiayai ekspor gerbong kereta api buatan PT Inka ke Bangladesh.
Hal tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Keuangan No 1156/KMK.08/2015 tentang penyediaan fasilitas pembiayaan atas program ekspor gerbong kereta penumpang ke Bangladesh.
Eximbank akan menyalurkan pembiayaan ke Inka dengan total nilai Rp 300 miliar. Secara bertahap, kemarin (9/2) Inka telah mendapatkan pembiayaan Rp 270 miliar dari Eximbank.
Sebagai informasi, pembiayaan menggunakan skema penugasan khusus ekspor atau National Interest Accoint (NIA).
Ini karena ekspor ke negara non tradisional market ini secara komersial kurang feasible dan berisiko dalam pembiayaan.
Ngalim Sawega, Direktur Eximbank menjelaskan, proyek ekspor gerbong kereta api (KA) memiliki nilai strategi bagi PT Inka.
"Jika pelanggan puas, Indonesia menjadi showroom yang efektif untuk memasuki pasar negara Asia Tengah seperti Pakistan, Srilanka, Asia Tenggara dan Timur Tengah," kata Ngalim, Rabu (10/2) dalam keterangan tertulisnya.
Indonesia: PT Industri Kereta Api (PT INKA) is one of Southeast Asia’s leading rolling stock manufacturers, building equipment for both passenger and freight services. As it fulfils major orders fro
No: 24/PR/INKA/X/2026Madiun, 27 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti evaluasi teknis dan melakukan penyempurnaan KRL guna mendukung
No : 22/PR/INKA/X/2026Madiun, 15 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi. IN
Madiun, 9 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekon