
Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (LPEI) atau Eximbank memberikan fasilitas pembiayaan ke PT Industri Kereta Api (Inka).
Eximbank membiayai ekspor gerbong kereta api buatan PT Inka ke Bangladesh.
Hal tersebut merujuk pada Keputusan Menteri Keuangan No 1156/KMK.08/2015 tentang penyediaan fasilitas pembiayaan atas program ekspor gerbong kereta penumpang ke Bangladesh.
Eximbank akan menyalurkan pembiayaan ke Inka dengan total nilai Rp 300 miliar. Secara bertahap, kemarin (9/2) Inka telah mendapatkan pembiayaan Rp 270 miliar dari Eximbank.
Sebagai informasi, pembiayaan menggunakan skema penugasan khusus ekspor atau National Interest Accoint (NIA).
Ini karena ekspor ke negara non tradisional market ini secara komersial kurang feasible dan berisiko dalam pembiayaan.
Ngalim Sawega, Direktur Eximbank menjelaskan, proyek ekspor gerbong kereta api (KA) memiliki nilai strategi bagi PT Inka.
"Jika pelanggan puas, Indonesia menjadi showroom yang efektif untuk memasuki pasar negara Asia Tengah seperti Pakistan, Srilanka, Asia Tenggara dan Timur Tengah," kata Ngalim, Rabu (10/2) dalam keterangan tertulisnya.
No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini
No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu
No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur