
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui kereta api buatan PT INKA (Persero) masih terdapat kekurangan. Meskipun begitu, Kemenhub akan terus mendukung BUMN tersebut untuk menghasilkan produksi kereta api yang lebih baik.
"Memang kita akui beberapa kekurangan, tapi harusnya kita dukung," ujar Direktur Sarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungungan Dwi Budi S di kantornya, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Dwi menjelaskan, berbagai masalah memang ditemui dalam produksi buatan PT INKA (Persero), salah satunya terkait masalah pada layar di lokomotif. PT KAI sebagai pemesan kereta api PT INKA (Persero) kata Dwi sempat melayangkan komplain.
Namun demikian, di balik berbagai kekurangan itu, Kemenhub tetap mengapresiasi PT INKA (Persero) yang memproduksi kereta api dalam negeri. Ke depan kata Dwi, produksi kereta api dalam negeri harus terus ditingkatkan. "Keretanya (non KRL) tidak banyak masalah, yang KRL banyak komplain dari PT KAI tetapi 90 persen siap jalan," ujar Dwi.
Sumber: http://www.kompas.com
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega