JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui kereta api buatan PT INKA (Persero) masih terdapat kekurangan. Meskipun begitu, Kemenhub akan terus mendukung BUMN tersebut untuk menghasilkan produksi kereta api yang lebih baik.
"Memang kita akui beberapa kekurangan, tapi harusnya kita dukung," ujar Direktur Sarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungungan Dwi Budi S di kantornya, Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Dwi menjelaskan, berbagai masalah memang ditemui dalam produksi buatan PT INKA (Persero), salah satunya terkait masalah pada layar di lokomotif. PT KAI sebagai pemesan kereta api PT INKA (Persero) kata Dwi sempat melayangkan komplain.
Namun demikian, di balik berbagai kekurangan itu, Kemenhub tetap mengapresiasi PT INKA (Persero) yang memproduksi kereta api dalam negeri. Ke depan kata Dwi, produksi kereta api dalam negeri harus terus ditingkatkan. "Keretanya (non KRL) tidak banyak masalah, yang KRL banyak komplain dari PT KAI tetapi 90 persen siap jalan," ujar Dwi.
Sumber: http://www.kompas.com
PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek
Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada