Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, memastikan kereta cepat tetap dibangun. Rini pun menyebut proyek tersebut akan dikerjakan oleh konsorsium pelat merah.
"Kereta cepat akan dikerjakan oleh konsorsium BUMN," kata dia di kantor Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Jumat 2 Oktober 2015.
Rini mengatakan rencananya proyek kereta cepat akan digarap oleh PT Jasa Marga Tbk, PT Industri Kereta Api (INKA), PT Perkebunan Nusantara VIII, dan PT Wijaya Karya Tbk.
"Tak ada perubahan BUMN," kata mantan menteri Perindustrian dan Perdagangan itu.
Sebelumnya, Rini memastikan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung akan diteruskan pemerintah. Namun, ditegaskan, proyek tersebut akan menggunakan skema business to business (b to b), dan tidak menggunakan anggaran pemerintah di dalamnya.
Rini menegaskan, kondisi tersebut sudah menjadi keputusan bersama dan merupakan hasil dari rapat terbatas yang sudah disepakati pula oleh Presiden Joko Widodo.
"Harus berdasarkan b to b, tidak ada jaminan pemerintah. Tidak ada anggaran pemerintah," ujar Rini di Jakarta, Kamis 1 Oktober 2015.
PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek
Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada