MEDAN - Menteri Perhubungan Ignasius Jonanmenegaskan bahwa pembangunan jalur kereta api Jakarta-Bandung tidak menggunakan uang negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Usai meninjau pembangunan jalur ganda Medan-Bandara Kualanamu di Medan, Kamis (8/10/2015), Menhub mengatakan penegasan itu telah disampaikan Presiden Joko Widodo yang sudah memutuskan tidak ada dana APBN dalam proyek tersebut.
Selain itu, pemerintah juga tidak memberikan jaminan untuk proyek tersebut, termasuk tidak adanya setoran modal bagi BUMN yang mau mengerjakannya.
"Jadi, ini murni badan usaha saja, kalau mau," kata Ignasius Jonan.
Badan usaha tersebut dapat bersifat "patungan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan swasta yang berminat untuk membangun jalur itu.
"Tidak ada uang negara, kecuali uangnya BUMN," kata Menhub.
Pemerintah melalui Kemenhub baru turun tangan dan berperan dalam proyek itu terkait teknis regulasi dan perizinan.
Meski ada prokontra terkait rencana pembangunan jalur kereta apiJakarta-Bandung, tetapi mantan Dirut PT KAI tersebut tidak menganggap dinamika itu sebagai polemik.
"Saya kira, tidak tahu ada polemik atau tidak," ujar Ignasius Jonan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri China Xi Jinping telah menandatangani nota kesepahaman terkait pembangunan kereta api cepat di sela-sela pelaksanaan Konferensi Asia Afrika di Bandung 2015.
PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones
Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek
Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada