15 Februari 2018

PT INKA Garap Kereta Rp 700 Miliar Pesanan Bangladesh

Berita
Pembuatan gerbong kereta di pabrik PT Industri Kereta Api (INKA)

Madiun - PT Industri Kereta Api (Persero) di Madiun, Jawa Timur, sedang menggarap 150 kereta penumpang yang dipesan pemerintah Bangladesh. Pengadaan kereta dengan nilai kontrak sekitar Rp 700 miliar itu berhasil didapat PT INKA setelah memenangkan tender yang juga diikuti perusahaan CNR Tangshan and CSR Nanjing Puzhen dari Cina dan Rites India dari India pada 2006.


"Sistem pengadaannya multi years pada 2015 hingga 2016," kata Humas PT INKA (Persero) Fathor Rosid, Jumat, 20 November 2015.


Sejak Januari 2015, menurut Rosid, PT INKA mulai memproduksi kereta pesanan kereta penumpang dari Bangladesh. Adapun tipe yang diproduksi adalah meter gauge (MG) sebanyak 100 unit dan 50 board gauge (BG).


Menurut Rosid, kedua tipe kereta itu memiliki beberapa perbedaan, satu di antaranya lebar trek atau jarak rel yang akan digunakan. Tipe MG akan digunakan pada rel dengan lebar 1.000 milimeter sedangkan BG pada rel dengan lebar 1.676 milimeter.


Selain itu, kapasitas penumpang untuk kereta tipe MG sebanyak 55-60 kursi, baik ber-air conditioned (AC) ataupun tidak. Sedangkan tipe BG memiliki kapasitas 90 tempat duduk baik untuk yang memiliki fasilitas pendingin ruangan atau tidak.


Manajer Senior PT INKA Cholik Mochamad Zamzam mengatakan pihaknya telah menggarap kereta yang dipesan Bangladesh sejak Januari 2015. Sesuai rencana, 15 rangkaian moda transportasi darat itu mulai dikirim pada Januari tahun depan.


"Sebelas kereta jenis kereta penumpang tanpa pendingin ruangan, dua kereta makan, satu kereta pembangkit, dan satu kereta tidur non-AC," kata Cholik.


Menurut Cholik, pengiriman 15 kereta pada awal 2015 sudah mulai dipersiapkan PT INKA. Salah satu upayanya dengan menghadirkan pihak Bangladesh Ministry of Railways dan Bangladesh Railways. Kunjungan mereka untuk melihat produksi ke PT INKA telah berlangsung dua kali, pertama pada Januari lalu dan Jumat, 20 November 2015.


(sumber: bisnis.tempo.co)

Jelajahi artikel menarik lainnya

Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna
Tujuh Trainset KRL Buatan INKA Selesai General Check Up, KAI Commuter Optimalkan Layanan Pengguna

No: 21/ PR/INKA/X/2026Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyampaikan bahwa tujuh trainset Kereta Rel Listrik (K

6 Oktober 2026
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
rating
scroll