.png)
Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro telah mengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 1156/KMK.08/2015 tentang penugasan khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk pembiayaan ekspor produk gerbong penumpang kereta api penumpang ke Banglades.
Dengan KMK tersebut, LPEI bisa memberikan penjaminan atau asuransi senilai Rp 300 miliar untuk komoditas gerbong yang diproduksi PT Industri Kereta Api (Inka) dan dipesan Banglades. Sementara itu, sumber dana yang digunakan berasal dari internal LPEI.
"Dengan adanya penugasan ini, LPEI diharapkan bisa menjadi pendorong masuknya produk-produk Indonesia lainnya ke Banglades dan negara-negara sekitarnya," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan, di Jakarta, Senin (7/12/2015).
PT Inka mendapatkan fasilitas penjaminan dari LPEI karena telah memenuhi kriteria badan usaha yang memiliki kemampuan dan kapasitas memproduksi gerbong penumpang kereta.
Sebelumnya diberitakan, PT Inka sedang menggarap 150 gerbong/kereta pesanan Banglades senilai Rp 900 miliar. Kontrak tender tersebut diperoleh pada November tahun 2014, dan akan diserahkan secara bertahap hingga selesai pada akhir tahun 2016.
"Saat ini, Inka sedang menggarap pesanan 150 kereta dari Banglades dengan nilai kontrak mencapai 72 juta dollar AS atau sekitar Rp 900 miliar," kata Direktur Komersial dan Teknologi PT Inka Yunendar Aryo Handoko, di Madiun, Sabtu (21/11/2015).
Untuk tahap awal, sebanyak 11 kereta dari 150 kereta atau gerbong yang dipesan akan diserahkan pada Februari 2016. Sisanya akan diserahkan secara bertahap hingga akhir tahun 2016. Sejauh ini, pengerjaan kereta pesanan Banglades untuk tahap pertama telah mencapai 70 persen.
(sumber: bisniskeuangan.kompas.com)
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega