15 Februari 2018

Kereta Cepat Jokowi, Bakal Ada di Bawah Tanah Hingga 'Melayang'

Berita
ilustrasi: Foto kereta Cepat

Jakarta -Pemerintah berencana untuk membangun kereta cepat (high speed train) dengan rute Jakarta-Bandung. Proyek kereta ini diharapkan melesat di atas 200 km per jam. Dengan kecepatan tinggi itu, jalur kereta harus dibuat mulus dan tanpa persilangan sebidang (palang pintu).

"Kereta cepat yang kita ketahui, nggak ada perlintasan sebidang, karena berbahaya bila kereta cepat yang kecepatan rata-rata di atas 200 km per jam melaju di perlintasan sebidang," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Kementerian Perhubungan, Sugiadi Waluyo kepada detikFinance, Sabtu (25/7/2015).

Sugiadi mengatakan, kereta cepat harus melaju mulus tanpa perlintasan sebidang maka, kontruksi jalur kereta cepat dibuat dengan beberapa skema. Untuk rute padat penduduk seperti keberangkatan dari Jakarta, opsinya daerah Halim atau Stasiun Manggarai, jalurnya bisa dibuat di bawah tanah (underground) dan dibuat melayang (elevated). Tapi bila rencana pengembangan kereta melewati tanah kosong seperti hutan, perkebunan hingga persawahan maka jalur bisa dibuat menapak di atas tanah.

"Secara teknologi bisa elevated atau underground. Seperti di Jepang hingga China, kalau kereta masuk kota untuk menghilangkan perlintasan sebidang, rute bisa dibuat underground atau elevated," ujarnya.

Sugiadi menyebut, biaya konstruksi pengembangan kereta cepat memang mahal apalagi bila memakai rute bawah tanah. Alhasil rute atau jalur bisa mengkombinasikan konstruksi bawah tanah, layang hingga menapak di tanah.
"Di tanah kontruksi lebih murah, elevated lebih mahal, underground bisa lebih mahal lagi," ujarnya.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll