15 Februari 2018

Proyek Light Rail Transit Diminati 3 Negara

Berita

Foto: ilustrasi

(Berita Daerah – Jabodetabek) Salah satu proyek infrastruktur pemerintah yaitu kereta api ringan perkotaan atau Light Rail Transit (LRT) berhasil menarik minat para investor. Tercatat ada 3 negara yang tertarik dengan proyek tersebut yaitu Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang. Proyek LRT itu sendiri rencananya akan dibangun di Bekasi, Bogor, Tangerang dan Jakarta.


Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Dedy S. Priatna di Jakarta, Senin (1/6) mengatakan bahwa salah satu BUMN kontraktor yaitu PT Adhi Karya akan melelang proyek tersebut. Hingga saat ini yang telah menyatakan minatnya adalah investor dari ketiga negara tersebut.
Pemerintah sebelumnya menunjuk BUMN Adhi Karya sebagai pelaksana proyek tersebut dengan total kebutuhan dana investasi mencapai Rp24 triliun yang memiliki panjang lintasan sekitar 72 kilometer. Pemerintah juga menargetkan agar proyek kereta cepat perkotaan seperti moda trem ini dapat dimulai pembangunannya tepat pada tanggal 17 Agustus 2015.


Dedy mengungkapkan bahwa nantinya posisi investor untuk pengadaan kereta api ringan perkotaan itu bisa menjadi investor strategis dalam pengadaan kereta atau hanya sebagai pemasok. Hal tersebut tergantung dari dana yang berhasil dihimpun oleh Adhi Karya melalui penerbitan saham baru (right Issue) dan Penyertaan Modal Negara (PMN).


Apabila nantinya dana mencukupi, maka Adhi Karya bisa jalan sendiri untuk pengadaan keretanya, sedangkan investor bisa diposisikan menjadi supplier (pemasok). Selain itu pemerintah juga berencana untuk melibatkan BUMN lainnya yaitu PT Inka dalam pengadaan kereta LRT.


Pada saat ini seluruh pilihan yang ada itu masih dilakukan pengkajian lebih dalam dan tergantung dari tipe kereta yang nantinya akan digunakan. Adhi Karya juga sedang menunggu landasan hukum untuk pelaksanaan proyek tersebut yaitu berupa Peraturan Presiden. Proyek ini direncanakan bisa beroperasi pada tahun 2018 mendatang.


Selanjutnya Dedy menambahkan jika pembangunan proyek kereta api ringan tersebut akan dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama dari rute Bekasi Timur, Cibubur, Cawang hingga Dukuh Atas. Rencananya, tahap pertama juga akan diikuti pembangunan rute dari Bogor, Cawang, hingga Dukuh Atas. Sedangkan tahap kedua akan di mulai dari Tangerang.


Proyek ini diharapkan bisa terealisasikan karena masyarakat membutuhkan sarana transportasi dalam kota yang aman, nyaman, murah serta cepat. Kereta api ringan ini diharapkan dapat mengalihkan para pengguna kendaraan pribadi menjadi menggunakan moda transportasi masal seperti ini sehingga bisa mengurangi tingkat kemacetan dan kepadatan jalanan sekaligus bisa mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
(sumber)

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll