
PT INKA (Persero) telah menyelesaikan 150 kereta penumpang pesanan Bangladesh yang ditandai dengan pelepasan 3 kereta terakhir.
Direktur Utama PT INKA (Persero), R. Agus H. Purnomo menyampaikan bahwa 150 kereta yang diekspor ke Bangladesh ini senilai 900 M. Setelah berakhirnya pesanan kereta Bangladesh ini, dari pihak Bangladesh akan mengadakan kembali yang juga menjadi peluang besar bagi PT INKA (Persero) dan peluang pengadaan kereta rel diesel elektrik di Srilanka. Target PT INKA (Persero) ke depan adalah menguasai pasar domestik, Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Direktur Keuangan dan SDM, Mohamad Nur Sodiq menambahkan, tidak hanya secara teknis terkait produksi kereta, tapi juga dari segi pendanaannya untuk proyek ekspor seperti kereta Bangladesh dan prospek ekspor lainnya yang sudah diajukan penawarannya. Dukungan lain juga kita ajukan melalui program National Interest Account (NIA) untuk pendanaanya.
Pengiriman terakhir dijadwalkan akan sampai di Bangladesh awal bulan Oktober 2016 nanti.
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega