
PT INKA (Persero) telah menyelesaikan 150 kereta penumpang pesanan Bangladesh yang ditandai dengan pelepasan 3 kereta terakhir.
Direktur Utama PT INKA (Persero), R. Agus H. Purnomo menyampaikan bahwa 150 kereta yang diekspor ke Bangladesh ini senilai 900 M. Setelah berakhirnya pesanan kereta Bangladesh ini, dari pihak Bangladesh akan mengadakan kembali yang juga menjadi peluang besar bagi PT INKA (Persero) dan peluang pengadaan kereta rel diesel elektrik di Srilanka. Target PT INKA (Persero) ke depan adalah menguasai pasar domestik, Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Direktur Keuangan dan SDM, Mohamad Nur Sodiq menambahkan, tidak hanya secara teknis terkait produksi kereta, tapi juga dari segi pendanaannya untuk proyek ekspor seperti kereta Bangladesh dan prospek ekspor lainnya yang sudah diajukan penawarannya. Dukungan lain juga kita ajukan melalui program National Interest Account (NIA) untuk pendanaanya.
Pengiriman terakhir dijadwalkan akan sampai di Bangladesh awal bulan Oktober 2016 nanti.
7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa
No Press Release : 16/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 4 September 2026 – PT INKA (Persero) menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi di Workshop PT INKA Banyuwangi.. Pertemu
No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini
No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu