6 Februari 2018

Aher Sambut Baik Reaktivasi Kereta Api di Jabar

Berita

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyambut baik rencana reaktivasi dan pembangunan sejumlah rute kereta api (KA) di wilayahnya oleh Departemen Perhubungan.
 
Menurut dia, pihaknya bersama sejumlah gubernur di Indonesia diundang Menteri Perhubungan akhir pekan lalu, yang mana sejumlah rencana kerja dipaparkan oleh kementerian kepada para gubernur.
 
“Rencana pembangunan darat, udara, dan laut dipaparkan. Yang menarik bagi kami adalah pembangunan transportasi massal berupa reaktivasi kereta api di banyak titik di Jawa Barat pada tahun ini,” katanya di Bandung, Selasa (16/2/2016).
 
Titik reaktivasi adalah jalur kereta Rancaekek-Tanjungsari (tahap 1) dengan bujet sebesar Rp29,511 miliar serta subsidi perintis lintas Sukabumi-Cianjur-Padalarang Rp9,68 miliar.
 
Sedangkan pembangunan antara lain pembangunan konstruksi antara Stasiun Bandung-Kiaracondong sebesar Rp56,23 miliar dan pembangunan jalan dan jembatan KA Padalarang-Cicalengka Rp317,44 miliar.
 
Pembangunan selanjutnya adalah jembatan antara Cikampek-Tanjungrasa Rp78,1 miliar, pengadaan tanah jalur KA menuju Pelabuhan Cirebon Rp5 miliar, dan pembangunan fasilitas perkeretaapian Bekasi-Cikarang Rp1,013 triliun.
 
Selanjutnya, pembangunan underpass di Stasiun Tambun, Bekasi Rp65,5 miliar, dan pembebasan lahan dalam menunjang pembangunan underpass Citayam, Bojong Gede, dan Tanjung Barat Rp9,38 miliar.
 
“Transportasi massal adalah keniscayaan, terutama bagi Jabar sebagai provinsi terbesar di Indonesia. Kami sambut baik rencana kerja Kemenhub tahun ini yang banyak alokasikan anggaran transportasi massal,” katanya.
 
Selain kereta, sambung Aher, rencana pembangunan lain adalah pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka sebesar Rp250 miliar yang difokuskan dalam pembangunan sektor darat. Sisa anggaran yang totalnya sebesar Rp2,1 triliun akan dialokasikan dari APBD Perubahan.
 
Pembangunan infrastruktur darat juga mendominasi, seperti pembangunan Terminal Jatijajar, Depok sebesar Rp8 miliar, pengadaan pemasangan perlengkapan 12 ruas jalan nasional sebesar Rp29,26 miliar, dan subsidi bus perintis Surade-Sagaranten Rp1,88 miliar.
 
Dari sisi transportasi laut adalah pembangunan faspel Laut Pangandaran Rp20 miliar, seluruh rencana pembangunan ini sendiri akan dilakukan pemerintah pusat dengan bantuan dukungan pelaksanaan oleh Provinsi Jabar.
 
“Kami akan bantu seluruh program pusat karena esensi ini semua adalah terhubungnya Jawa Barat di semua sektor. Baik jalur darat, laut, maupun udara, sehingga semua mobilitas masyarakat akan makin membaik,” pungkasnya.
 
Sumber




Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
rating
scroll