15 Februari 2018

Gandeng INKA, PT KAI Segera Remajakan Sebagian Besar Kereta

Berita
Kereta rel listrik i9000 buatan PT INKA

PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal melakukan peremajaan sebagian besar armada kereta api (KA) yang sudah berusia antara 30-50 tahun pada 2016 mendatang.


"Sekitar 50 persen armada KA kami sudah berusia antara 30-50 tahun. Memang butuh peremajaan untuk KA-KA itu," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Semarang, Minggu (27/12/2015).


Menurut dia, langkah peremajaan KA bakal dilakukan pada 2016 bekerja sama dengan PT Industri Kereta Api (INKA), seperti peremajaan dari K2 (bisnis) menjadi K1 (eksekutif).


Seraya menunjukkan KA-KA yang sudah berusia lebih dari 30 tahun di sela pantauan angkutan Natal dan Tahun Baru di Stasiun Tawang, Semarang, Edi menekankan pentingnya perhatian pemerintah.


"Kedua, upaya penambahan unit KA supaya angkut penumpang bisa lebih banyak lagi. Kalau masih seperti sekarang, ya tidak bisa bertambah jumlah penumpangnya," katanya.


Ia menjelaskan, KAI sudah menerapkan sistem one man one seatatau satu penumpang satu tempat duduk sehingga jumlah penumpang pasti sesuai dengan jumlah tempat duduk yang disediakan.


"Jadi, tidak ada penumpang berdiri di KA untuk KA jarak jauh. Makanya, lonjakan arus penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru ini juga disesuaikan dengan kapasitas tempat duduk," katanya.


Lebih lanjut, Edi mengatakan, penuhnya tempat duduk sesuai kapasitas KA untuk momentum-momentum tertentu, seperti masa libur Natal, Tahun Baru, dan Lebaran, juga mengindikasikan banyaknya calon penumpang yang belum terangkut.


Artinya, kata dia, masyarakat sekarang ini merasa lebih nyaman untuk menggunakan layanan transportasi KA sehingga penyediaan unit KA juga harus dimaksimalkan untuk melayani masyarakat.


"Yang paling penting, ya, dua itu. Peremajaan dan penambahan unit baru. Yang pasti, untuk peremajaan, kami lakukan pada 2016 karena sudah ada kerja sama dengan PT INKA," katanya.


Langkah penambahan, kata Edi, juga mungkin akan dilakukan untuk K3 atau kelas ekonomi, mengingat jumlah penumpang KA ekonomi lebih banyak, dengan adanya subsidi dari pemerintah.


(sumber: bisniskeuangan.kompas.com)


Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll