6 Februari 2018

INKA Jajaki Tembus Pasar Ethiopia

Berita
Senior Manager PTbINKA; Artanto Wargandinata, Diplomat Senior Kemlu, dan Dubes RI untuk Ethiopia, Imam Santoso. (Kemlu/dok)

Dalam rangka membuka pasar baru di Afrika, Kementerian Luar Negeri bersama PT Industri Kereta Api (Inka) dan Kedutaan Besar RI di Ethiopia telah melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai pihak terkait di Ethiopia (23-25/5).

Delegasi Indonesia terdiri dari Wai Wahdan dan Mohamad Gufron, keduanya Senior Manager PT INKA; Artanto Wargandinata, diplomat senior Kemlu, dan Dubes RI untuk Ethiopia, Imam Santoso. Menteri Public Enteprises Ethiopia, Girma Amante, menyatakan ingin mempelajari kemampuan Indonesia yang telah menguasai teknologi perkeretaapian dan menganggap produksi PT INKA merupakan alternatif yang sangat menjanjikan terhadap produk serupa asal negara lain. PT INKA datang pada saat yang tepat karena Ethiopia saat ini tengah membangun kembali transportasi kereta api.

Hal serupa disampaikan oleh Dr. Getachew Betru, CEO dari Ethiopian Railways Cooperation (ERC), yang menyatakan minatnya terhadap berbagai produk PT INKA yang dianggapnya cocok dengan kebutuhan ERC pada berbagai proyek kereta api di Ethiopia.

Dalam rangka menindaklanjuti upaya pemasaran produk PT. INKA, delegasi Indonesia langsung melakukan pembahasan dengan Kementerian Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Ethiopia terkait dengan hal-hal teknis mengenai prosedur dan pembiayaan.

Ethiopia, meskipun merupakan negara Least Developed Country (LDC), telah memberikan perhatian besar pada pembangunan perkeretaapian. Addis Ababa, sebagai Ibukota Ethiopia, bahkan telah lebih dahulu dari Jakarta mengoperasikan kereta Light Rail Transit (sepanjang 34 km) pada tahun 2016.

Selain itu, Ethiopia dan Djibouti pada tahun ini baru saja meresmikan jalur kereta listrik antara kedua negara, yang berjarak sekitar 900 km, yang akan mempercepat jalur distribusi ekspor-impor dari pelabuhan Djibouti ke Ethiopia. Kedua proyek besar tersebut dikerjakan bekerjasama dengan pihak China.

Sambutan pihak Ethiopia sangat besar, dimana Menteri BUMN Ethiopia, Girma Amante memaksakan diri untuk bertemu delegasi Indonesia walaupun jadwal beliau sangat padat dan bersedia melakukan pertemuan pada malam hari. Dengan sambutan yang sangat baik dari berbagai pihak, diharapkan kehadiran PT. INKA dapat menjadi alternatif mitra Pemerintah Ethiopia seperti yang dikatakan oleh Menteri Girma Amante.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll