10 Maret 2019

ITS Serahkan Prototype Penggerak Trem Listrik ke PT INKA

Berita


Kepala Subdirektorat Industri Energi dan Transportasi Kemenristekdikti, Ing Wiwiek Joelijani, MT., Rektor ITS, Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc., Es., PhD dan Direktur Teknologi dan Komersial PT INKA (Persero), Agung Sedaju saat melakukan penyerahan prototype sistem penggerak trem listrik

PT INKA (Persero) menerima prototype sistem penggerak trem listrik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (8/3/2019). Penyerahan dilakukan oleh Rektor ITS, Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc., Es., PhD kepada Direktur Teknologi dan Komersial PT INKA (Persero), Agung Sedaju dan disaksikan oleh Kepala Subdirektorat Industri Energi dan Transportasi Kemenristekdikti, Ing Wiwiek Joelijani, MT. Melalui Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI-SKO) menghasilkan prototype sistem penggerak yang akan diaplikasikan pada trem listrik. Kerjasama antara PT INKA (Persero) dengan ITS Surabaya ini, menjadi salah satu wujud terbangunnya kolaborasi teknologi transportasi di Indonesia. 

Rektor ITS, Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc., Es., PhD menyampaikan bahwa prototype tersebut sebagai wujud kemampuan anak bangsa berinovasi di bidang teknologi. "Saya berharap teknologi yang akan diimplementasikan oleh PT INKA (Persero) ini benar-benar bermanfaat," jelasnya.

Direktur Teknologi dan Komersial PT INKA (Persero), Agung Sedaju menjelaskan, jika secara keilmuan PT INKA (Persero) mungkin belum mampu menyelesaikan sistem penggerak tersebut. Makanya, PT INKA (Persero) memutuskan untuk bekerjasama dengan ITS dalam menyelesaikan sistem ini. "Melalui kerjasama riset ini diharapkan pengembangan produk dalam negeri, khususnya terkait dengan komponen-komponen kendaraan listrik, menjadi semakin handal dan teruji," ujar Agung. Bahkan ia mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada tiga kota di Indonesia yang tertarik untuk menggunakan trem listrik buatan INKA tersebut. Yakni Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang.

Direktur Eksekutif PUI-SKO ITS Surabaya, Muhammad Nur Yuniarto menuturkan, proyek yang menghabiskan waktu selama enam bulan ini merupakan satu langkah ke depan yang ditempuh oleh engineer ITS dalam bidang pembuatan sistem penggerak. Sebelumnya, sistem penggerak yang diproduksi oleh engineer ITS hanya mampu menghasilkan daya maksimum sekitar 100 kiloWatt (kW). Sedangkan, sistem penggerak baru ini diklaim mampu menghasilkan daya sebesar 150 sampai 300 kW. Jika dilihat dari daya yang dihasilkan, sistem ini merupakan sistem penggerak terbesar yang pernah dibuat di Indonesia," katanya.

Ketua Engineer Team ITS Surabaya yang merancang sistem penggerak, Yoga Uta Nugraha, menambahkan, sistem ini terdiri dari motor listrik dan controller. Alat ini tersusun dari enam motor listrik dengan tipe Axial Brushless DC Motor. "Sistem pendinginan yang digunakan adalah direct cooling on stator yang sangat bagus untuk menjaga suhu motor listrik, sehingga tetap pada performa dan efisiensi terbaik," ucapnya. Ia melanjutkan, alat yang dirancang sejak Agustus 2018 ini menggunakan dua controller dengan konfigurasi satu controller pada setiap tiga motor listrik. 

Dengan kemampuan programmable controller, maka sangat mudah untuk melakukan penyesuaian daya pada saat diaplikasikan pada trem listrik. Uta menambahkan, proses pembuatan sistem ini sempat menghadapi kendala, salah satunya beberapa komponen yang tidak diproduksi oleh PUI-SKO ITS sendiri.  Sehingga harus menunggu untuk dibuatkan oleh pabrik di luar ITS. Hal tersebut mengakibatkan pembuatan sistem ini mengalami keterlambatan dari rencana awal. "Meskipun demikian, kami merasa senang karena akhirnya sistem ini berhasil dirampungkan," jelasnya.

Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll