15 Februari 2018

KA Bandara Tingkatkan Ekonomi Tangerang

Berita

Keberadaan kereta api dari Batuceper ke Bandara Internasional Soekarno- Hatta akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.

Hal itu terjadi lantaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak lagi ada gerai penjualan tiket langsung jalan (go show). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Said Endrawiyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6,5-6,7%. Bila kereta api bandara telah beroperasi, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7%.

Menurut dia, keberadaan transportasi massal seperti halnya kereta api dapat merangsang sektor bisnis. Apalagi Pemkot Tangerang akan menjadikan Stasiun Batuceper sebagai terminal pemberhentian antarmoda transportasi. ”Karena nantinya tidak ada lagi penjualan tiket di Bandara Soekarno-Hatta, maka akan menjadikan Stasiun Batuceper sebagai pusat bisnis baru,” katanya kemarin.

Berdasarkan pendataan awal yang dilakukannya, sektor yang akan tumbuh seperti transportasi, ritel, hotel, telekomunikasi hingga perdagangan dan jasa yang lain. Sejak 2009-2013 sektor perdagangan, hotel, dan restoran di Tangerang hanya tumbuh 9,68%. Walau demikian, peningkatan terjadi setiap tahun, sedangkan sektor lain yang lebih tinggi pertumbuhannya yakni pengangkutan umum dan telekomunikasi, mencapai 10,31%.

”Kita harap agar check in dilakukan di Batuceper. Kalau hanya perlintasan maka tak dapat apaapa,” paparnya. Sementara itu, pembangunan kereta bandara sepanjang 12 kilometer dengan luas 30,36 hektare akan dilaksanakan mulai Juni atau Juli mendatang dan ditargetkan selesai pada 2016. Kini, pembangunan telah berjalan dan dalam proses pembikinan fondasi berupa tiang pancang dan kabel bawah tanah.

Rel kereta api bandara merupakan rangkaian pembangunan jalur kereta api dari Manggarai, Jakarta Selatan, sepanjang 30 kilometer. Proyek pembangunan yang ditangani PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini sedang masuk dalam proses lelang. Manajer Humas dan Protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan bangga jika masyarakat sekitar dapat memperoleh peningkatan ekonomi dengan adanya kereta bandara.
”Apabila keberadaan Bandara Soekarno-Hatta dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Itu adalah salah satu dampak sistemik dari sebuah bandara,” ujarnya.

sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan
INKA dan DPRD Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas dan Kinerja Perusahaan

No Press Release : 16/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 4 September 2026 – PT INKA (Persero) menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi di Workshop PT INKA Banyuwangi.. Pertemu

4 September 2026
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru
INKA Kirim Tambahan 120 Unit Gerbong ke Selandia Baru

No 14/PR/INKA/VII/2026SURABAYA, Indonesia, 20 Agustus 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. Pengiriman ini

20 Agustus 2026
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL
Perkuat Hubungan dengan Masyarakat, INKA Banyuwangi Sosialisasikan Pembangunan Jalur Uji KRL

No 13/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 23 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA (Persero) melalui fasilitas manufakturnya di Banyuwangi menggelar sosialisasi mengenai pembangunan jalu

23 Juli 2026
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
INKA dan KAI Resmi Memulai Integrasi, Perkuat Ekosistem Industri Perkeretaapian Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

No 12/PR/INKA/VII/2026Jakarta, 21 Juli 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memulai langkah integrasi strategis, ditandai dengan kegiatan Kick-Off Inte

21 Juli 2026
rating
scroll