14 Februari 2018

LRT Palembang Made in Indonesia

Berita

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kian mematangkan pengerjaan pembangunan LRT (light rail transit) Palembang-Jakarta. Selain memonitoring progres pembangunan, pihaknya bersama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sebagai pemenang tender merencanakan pengadaan sarana kereta.

Terungkap, ternyata kereta itu produksi dalam negeri bukan luar negeri. “Yang menang tender kereta INKA. Jadi made in (buatan) Indonesia,” ungkap Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Kemenhub Jakarta, kemarin (24/2). Alasannya, PT INKA selama ini sudah teruji membuat kereta api, bahkan juga untuk ekspor.

Nah, rencananya kereta ini dibuat di pabrik INKA yang ada di Madiun. “Tahun ini juga produksi berjalan. Karena kita menargetkan pada 2017 kereta sudah mulai di uji coba di Palembang. Lalu Juni 2018 sudah bisa beroperasi,” ungkapnya. Untuk pendanaan LRT, lanjut Budi, menggunakan APBN selama lima tahun, 2017-2021. Total senilai Rp11,4 triliun.

Dia menjelaskan, kereta LRT itu bakal ditenagai mesin listrik. Karena lebih efisien dan rendah emisi. Kebutuhan pasokan listriknya sebesar 50 MVA. “Mesinnya listrik, jadi lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Presiden Joko Widodo ikut memantau perkembangan pembangunan LRT di Jakarta dan Palembang. “Kita ingin semuanya selesai tepat waktu agar bisa digunakan sebagai fasilitas pendukung Asian Games 2018,” bebernya.

Baginya, proyek LRT merupakan kesempatan emas bagi pemerintah untuk memperoleh pembelajaran dan alih teknologi. “Kita memang belum berpengalaman membangun MRT, LRT, maupun kereta api cepat. Tapi kita harap, suksesnya pembangunan LRT yang ada bisa bermanfaat untuk langkah berikutnya,” tuturnya.

Sekretaris Project Management Unit (PMU) Percepatan Penyelenggaraan LRT, Ahmad Wahidin, menjelaskan, update terakhir sampai pertengahan Februari 2017, progres pembangunan fisik LRT Palembang dengan panjang 24,5 km ini sekitar 33,41 persen. “Itu sebenarnya molor dari target pengerjaan awal yang seharusnya sudah 34,6 persen. Meski begitu terus kami kebut, termasuk pembangunan depo, agar target Juli 2018 rampung bisa tercapai,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kontraktor LRT, PT Waskita Karya (WK) sudah menyelesaikan pondasi (struktur) bawah LRT. Yang belum hanya di tengah Sungai Musi dan persimpangan. “Sekarang masih menyelesaikan pengerjaan lintasan, sambil membangun stasiun di 13 titik pemberhentian,” lanjutnya.

Diakuinya, untuk struktur dan kerangka stasiun itu pun sudah siap. Bahkan di beberapa titik seperti depan SMK Negeri 2 dan OPI Mall, pembangunan kerangka sudah naik ke atas. “Sekarang mulai kita pasang semua,” bebernya. Selain pembangunan stasiun, kata dia, pihaknya pun tengah melakukan persiapan pembangunan Depo di Jakabaring.

Pembebasan lahan sudah clear. Tinggal penyelesaian proses administrasi pembangunan seperti izin mendirikan bangunan (IMB), amdal (analisa dampak lingkungan), dan amdal lalu lintas. “Feasibility study (FS) sudah selesai. Setelah itu masuk ke Detail Engineering Design (DED). Target Juni 2017 dikerjakan dan selesai akhir tahun,” ucap dia.

Sebelumnya, Kabid Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel, Afrian Jon menerangkan untuk konstruksi LRT di Sungai Musi, ada rencana penutupan selama dua Minggu, rencananya Juli nanti. “Karena dampaknya bakal cukup luas, kami kini tengah koordinasi dengan instansi terkait disamping kontraktor mencari metode terbaik,” ujarnya.

Jika memang belum ditemukan metode baru, pihaknya siap merekayasa arus lalu lintas di Sungai Musi. Untuk desain stasiun LRT, kata dia sudah disetujui Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Nanti setiap stasiun punya warna dan bentuk berbeda. “Dengan arti dan makna yang berbeda pula,” tandasnya.


Sumber

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll