19 Februari 2018

Mengapa Indonesia Memilih Kereta Peluru Shinkasen?

Berita
Foto: Kereta Shinkansen

TOKYO - Pemilihan kereta peluru (Shinkansen) mendekati tahap keputusan dan bulan ini akan diputuskan oleh pemerintah Indonesia. Shinkansen Jepang dipilih karena banyak hal.


"Salah satu kehebatan penggunaan Shinkansen Jepang karena bukti pengalaman di dunia, sudah 51 tahun digunakan tak pernah sekali pun mengalami kecelakaan. Ini sangat penting .

Apakah Tiongkok punya catatan keamanan puluhan tahun tersebut? Bagaimana kualitas keretanya? Semua patut dipertanyakan di samping sistem teknis kereta juga berbeda dengan Indonesia," kata sumber Tribunnews.com, Rabu (5/8/2015).


Bukan hanya itu, dari segi keuangan, Tiongkok memberikan bunga lebih tinggi, yakni sekitar 2 persen. Jepang hanya 0,1 persen. Jangka waktu pinjaman pun lebih pendek, yakni hanya 25 tahun. Jepang memberikan jangka waktu pinjaman 40 tahun. Lalu Tiongkok menawarkan pinjaman sekitar 4 miliar dolar AS. Sedangkan Jepang menawarkan pinjaman sekitar 4,5 miliar dolar AS.


"Itulah yang terpenting soal uang. Kalau bunga besar repot bagi Indonesia untuk membayar kembali pinjaman tersebut," tambahnya.


Shinkansen yang akan dipakai di Indonesia adalah jenis E-7. Biaya tiket dihitung Rp 200.000 per orang. Menurut perhitungan pihak Jepang, dengan asumsi jumlah penumpang 44.000 orang per hari, maka pendapatan menjadi sekitar Rp 3,6 triliun di tahun pertama. Setelah sepuluh tahun, maka akan mencapai keuntungan.


Pembangunan dimulai tahun 2016 dan diharapkan 2019 sudah bisa dilakukan uji coba sehingga pada akhir tahun 2020 masyarakat Indonesia sudah bisa merasakan naik Shinkansen Jepang yang aman dan nyaman tersebut.


Jarak 180 km Jakarta-Bandung ditempuh hanya dalam waktu 36 menit. Proyek akan dilanjutkan untuk trayek Jakarta-Surabaya setelah Jakarta-Bandung tersebut selesai dioperasikan.


Kecepatan maksimal untuk Indonesia, demi keamanan, nantinya pada awal penggunaan diperkirakan hanya 300 km per jam. (*)


(sumber: medan.tribunnews.com)

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll