
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Agus H. Purnomo sebagai Dirjen Perhubungan Laut. Agus dilantik bersama dua pejabat eselon I lainnya. Dua pejabat eselon I yang juga dilantik yakni Zulfikar sebagai Dirjen Perkeretaapian dan Budi Setiyadi sebagai Dirjen Perhubungan Darat.
Agus sebelumnya menjabat sebagai Dirut PT INKA. Dia kini menduduki jabatan baru sebagai Dirjen Perhubungan Laut menggantikan Antonius Tony Budiono yang tertangkap tangan Satgas KPK dalam kasus suap proyek pengerukan.
Selain itu, Budi juga melantik pejabat eselon II, yakni Dwi Budi Sutrisno sebagai Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Capt. Rudiana sebagai Sekditjen Perbubungan Laut. Kemudian Junaedi Direktur Perkapalan dan Kepelabuhanan, Ahmad Wahid sebagai KSOP Tanjung Emas Semarang dan Capt Weku Frederik sebagai KSOP Bitung. Sedangkan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Arief Toha menggantikan I Nyoman Gde Saputera. Kepala Distrik Navigasi Dumai ialah Muhamad Murdiyanto.
Pejabat eselon II lainnya yang juga dilantik berasal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu Ahmad Yani sebagai Direktur Pembinaan dan Keselamatan, Makjen Sinaga Direktur Sarana Perkeretaapian, Zamrides sebagai Direktur Prasarana Perkeretaapian. Sementara itum eselon III Bambang Sutrisna dilantik sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan kantor OP Tanjung Tanjung Perak Surabaya.
No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega