No 11/PR/INKA/VII/2026
Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Odo R.M. Manuhutu, di fasilitas manufaktur INKA Banyuwangi, Jumat (10/7/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah
dan industri dalam mendukung pengembangan perkeretaapian nasional serta kelancaran distribusi sarana kereta.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kapasitas produksi, kapabilitas manufaktur, dan pengembangan teknologi di fasilitas INKA Banyuwangi, sekaligus mendiskusikan potensi fasilitas tersebut dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sarana perkeretaapian nasional.
Direktur Utama PT INKA (Persero), Bambang Jatmika, menyampaikan bahwa penguatan industri perkeretaapian nasional membutuhkan dukungan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas produksi dan penggunaan produk dalam negeri, hingga kelancaran distribusi produk kepada pelanggan.
"INKA terus memperkuat kemampuan manufaktur untuk memenuhi kebutuhan sarana perkeretaapian nasional maupun pasar internasional. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan sinergi kebijakan dan koordinasi lintas instansi, termasuk mekanisme yang dapat mendukung kelancaran pengiriman sarana kereta dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan
ketentuan yang berlaku," ujar Bambang.

Pertemuan juga membahas aspek pengangkutan sarana kereta, yang memerlukan pemetaan lebih komprehensif agar kebutuhan industri terakomodasi tanpa mengurangi standar keselamatan dan perlindungan infrastruktur jalan. Menanggapi hal ini, Odo R.M. Manuhutu menyampaikan perlunya penyusunan Pra-Studi Kelayakan (Pra-FS) sebagai dasar pemetaan kebutuhan, kesiapan infrastruktur, serta alternatif skema pengangkutan sarana perkeretaapian.
"Pra-FS diperlukan untuk memberikan gambaran mengenai kebutuhan pengangkutan, jalur yang digunakan, kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, serta alternatif skema distribusi yang dapat diterapkan. Hasil kajian ini nantinya menjadi bahan koordinasi bersama dalam merumuskan solusi yang mendukung kelancaran industri perkeretaapian nasional," ujar Odo.
INKA menyambut baik arah tindak lanjut ini. Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, industri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan diharapkan membentuk ekosistem perkeretaapian nasional yang semakin terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan.

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur
Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k
PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d
Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega