15 Februari 2018

PT INKA (Persero) Garap 44 Kereta Angkut Lebaran Pesanan PT KAI

Berita
Ilustrasi: Lokomotif DH CC 300 di PT INKA (Persero) (20/11)

PT Industri Kereta Api (INKA) (Persero) di Kota Madiun, Jawa Timur, saat ini sedang menggarap 44 kereta pesanan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang akan digunakan untuk angkutan Lebaran tahun 2016.


"Saat ini kontrak dengan PT KAI tengah berjalan. Ditargetkan, pemesanan 44 kereta tersebut selesai sebelum masa angkutan lebaran tahun 2016," ujar Direktur Komersial dan Teknologi PT INKA (Persero) Yunendar Aryo Handoko, di Madiun, Sabtu (21/11).


Menurut dia, pengerjaan 44 kereta pesanan PT KAI tersebut sudah mencapai 20 persen. Di antaranya memasuki tahap pemotongan material dan car body. "Untuk nilai kontraknya saya lupa, namun yang pasti, ini sedang dikerjakan dan sejauh ini sudah mencapai 20 persen," katanya.


Secara umum, pemesanan terbesar di PT INKA (Persero) diperoleh dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, yakni mencapai 75 hingga 80 persen dari seluruh order yang ada. Sedangkan sisanya, meliputi pasar ekspor dan swasta.


Untuk ekspor, PT INKA (Persero) telah membuat kereta pesanan luar negeri. Di antaranya, dari Bangladesh, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia. "Bahkan, saat ini INKA sedang menggarap pesanan 150 kereta dari Bangladesh dengan nilai kontrak mencapai 72 juta dolar AS atau sekitar Rp 900 miliar," kata Yunendar.


Kontrak tender tersebut diperoleh pada November tahun 2014 dan akan diserahkan secara bertahap hingga selesai pada akhir tahun 2016 mendatang. Untuk tahap awal, akan diserahkan 11 kereta dari 150 kereta atau gerbong yang dipesan, pada Februari 2016. Sisanya akan diserahkan secara bertahap hingga akhir tahun 2016.


Sejauh ini pengerjaan kereta pesanan Bangladesh untuk tahap pertama telah mencapai 70 persen. Sehingga pihaknya optimistis pada batas waktu tahap pertama Februari 2016 mendatang dapat dilakukan pengiriman. Demikian juga dengan batas waktu sebelum masa angkutan lebaran untuk kereta pesanan PT KAI.


Sumber: nasional.republika.co.id

Jelajahi artikel menarik lainnya

Made in Indonesia: PT INKA in focus. Interview with Bambang Jatmika and in-depth profile
Made in Indonesia: PT INKA in focus. Interview with Bambang Jatmika and in-depth profile

Indonesia: PT Industri Kereta Api (PT INKA) is one of Southeast Asia’s leading rolling stock manufacturers, building equipment for both passenger and freight services. As it fulfils major orders fro

28 Oktober 2026
INKA Tegaskan Komitmen Penyempurnaan KRL Sesuai Persyaratan Operator dan Regulator
INKA Tegaskan Komitmen Penyempurnaan KRL Sesuai Persyaratan Operator dan Regulator

No: 24/PR/INKA/X/2026Madiun, 27 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti evaluasi teknis dan melakukan penyempurnaan KRL guna mendukung

27 Oktober 2026
INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter
INKA Sampaikan Permohonan Maaf dan Tindak Lanjuti Hasil Pengecekan KRL Bersama KAI Commuter

No : 22/PR/INKA/X/2026Madiun, 15 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan perjalanan yang terjadi. IN

15 Oktober 2026
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA
Kunjungan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sinergi Perkuat Kapasitas INKA

Madiun, 9 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Perekon

9 Oktober 2026
rating
scroll