Press Release No.15/PR/INKA/VI/2025
Banyuwangi - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo melakukan peninjauan ke Pabrik INKA Banyuwangi untuk melihat kesiapan Pabrik Banyuwangi dalam memenuhi pesanan kereta produksi INKA. Turut hadir jajaran direksi PT KAI (Persero) dan jajaran direksi PT KCI di Banyuwangi pada Senin 2 Juni 2025.
Dalam kunjungannya, Wamen BUMN yang akrab disapa Tiko mengatakan bahwa seluruh perusahaan harus memiliki niat bersama untuk membangun ekosistem perkeretaapian Indonesia yang berbasis pada Industri dalam negeri.
“Saya senang bahwa progres daripada percepatan pembangunan manufacturing plan yang ada di Pabrik INKA Banyuwangi ini berjalan sesuai target. Dan kita akan dukung terus kedepannya supaya fasilitas teknologinya semakin maju dan kapasitas produksinya semakin mumpuni,†ujarnya di Pabrik INKA Banyuwangi.

Wamen Tiko menambahkan bahwa masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan INKA selanjutnya yaitu bagaimana meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada produk keretanya.
"Kami menargetkan agar dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun ke depan, PT INKA dapat mencapai tingkat kandungan lokal sebesar 80%, mencakup seluruh komponen mulai dari baja hingga sistem propulsi, dengan mengoptimalkan pemanfaatan rantai pasok dari industri dalam negeri yang tersedia," tambahnya.
Selain memberikan pesan mengenai kualitas produk, Wamen Tiko juga berpesan untuk Sumber Daya Manusia yang dimiliki INKA. Wamen berharap INKA dapat menjadi garda terdepan sebagai perusahaan industri manufaktur yang dimiliki oleh BUMN.
“Mengenai Human Capital, INKA ini bisa menjadi flagship di perusahaan manufaktur yang dimiliki BUMN. Mulai dari sisi quality control, penguasaan teknologi, inovasi, dan kompetensi untuk kedepannya, termasuk penggunaan software AI dan sebagainya. Sehingga INKA bisa menjadi benchmark bagi perusahaan manufaktur kereta api luar negeri kelas dunia seperti CRRC hingga J-TREC,†ucap Wamen Tiko.

“Semoga Pabrik INKA di Banyuwangi membawa dampak kepada perekonomian di Banyuwangi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Banyuwangi dan tentu saja menjadi kebanggaan dan juga simbol industri manufaktur di Banyuwangi.†tutupnya
No: 21/ PR/INKA/X/2026Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyampaikan bahwa tujuh trainset Kereta Rel Listrik (K
No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe
No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere
No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi