19 Februari 2018

Ahok: Pokoknya Akhir Tahun Ini Harus "Groundbreaking" LRT

Berita

Gubernur DKI Jakarta: BAsuki Tjahaja Purnama (Ahok)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan ia tidak main-main untuk mengembangkan proyek Light Rail Transit (LRT) sebagai salah satu moda transportasi massal berbasis rel di Jakarta. Bahkan, ia mempercepat target awal dimulainya pembangunan infrastruktur LRT pada akhir tahun 2015 ini.

"Pokoknya akhir tahun ini harus groundbreaking (LRT). Jadi tahun ini 1 kilometer jalan LRT (di koridor 1) targetnya harus selesai," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (12/6/2015).

Untuk membangun LRT, Basuki mengatakan bakal menggunakan trase jalan dan tidak akan mengganggu ruang terbuka hijau (RTH).

Pemprov DKI pun telah membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) LRT untuk mempersiapkan lelang tender pembangunan jalan layang.

Perusahaan swasta yang memenangkan lelang tender berhak untuk membangun jalan layang dengan anggaran yang diberikan oleh Pemprov DKI.

Perusahaan yang memenangkan lelang tender juga berhak untuk mengoperasionalkan LRT. Nantinya perusahaan itu harus memberi anggaran kepada BLUD LRT untuk pemeliharaan serta pengembangan rel.

"BLUD itu peraturannya boleh terima uang dari swasta ditambah kewajiban pengembang bisa dimasukkan ke sana. Tahun depan kami teruskan pembangunan koridor inti, koridor 1 dan 7 dan 5 koridor lainnya hanya sambungan," kata pria yang biasa disapa Ahok itu.

Dia mengaku tidak khawatir atas persetujuan DPRD merealisasikan rencananya ini. Sebab anggaran sebesar Rp 500 miliar yang dipergunakan untuk membangun jalan layang sepanjang 1 kilometer menggunakan APBD-Perubahan 2015.

Dasar hukum APBD-P adalah Pergub. Sehingga, lanjut dia, tidak memerlukan persetujuan anggota DPRD. Adapun Pemprov DKI berencana membangun LRT di tujuh koridor.

Ketujuh koridor itu, yakni Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km), Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km), Joglo-Tanah Abang (11 km), Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km), Pesing-Kelapa Gading (20,7 km), Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan Cempaka Putih-Ancol (10 km).

Basuki menargetkan tiap tahun rampung satu pembangunan koridor LRT. Basuki juga telah mengkoordinasikan pembangunan LRT ini kepada Presiden Joko Widodo.

(sumber:http://megapolitan.kompas.com/read)

Jelajahi artikel menarik lainnya

INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh
INKA Respon Arahan BP BUMN, Percepat Transformasi dan Pembenahan Menyeluruh

No : 19/PR/INKA/IX/2026Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menindaklanjuti arahan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dengan mempercepat langkah transformasi dan pembe

16 September 2026
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun
INKA Lanjutkan Pengiriman Trainset 9 dari Banyuwangi ke Madiun

No : 20/PR/INKA/IX/2026Banyuwangi, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA melanjutkan pengiriman Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun. Pada Rabu (16/9), empat kere

16 September 2026
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri
INKA dan KAI Perkuat Kolaborasi, Utamakan Keselamatan dan Dukung Industri Dalam Negeri

No :18/PR/INKA/IX/2026Madiun, 11 September 2026 — PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat kolaborasi

11 September 2026
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek
INKA Lakukan Perawatan Intensif KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Sementara Jadwal Perjalanan Commuter Line Jabodetabek

7 September 2026Jakarta - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line mulai Senin, (7/9). VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa penyesuaian jadwa

7 September 2026
rating
scroll