15 Februari 2018

Bahas LRT, Jokowi minta tanah negara dijadikan depo kereta

Berita

ilustrasi: Light Rail Transit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Kepresidenan. Adapun salah satu agendanya adalah membahas rencana pembangunan proyek moda transportasi massal berbentuk kereta layang ringan atau Light Rail Transit (LRT).


"Pertama mengenai LRT dan pembangunan kereta api bandara dan dilanjutkan mengenai tindak lanjut dari Tiongkok dan Jepang," kata Jokowi saat membuka ratas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/5).


Jokowi ingin proyek LRT ini dapat diselesaikan sebelum perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Moda kereta layang ringan tersebut rencananya akan memiliki tujuh rute dengan total panjang 70 kilometer.


Depo LRT akan dibangun di atas tanah milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di kawasan Kelapa Gading. Depo ini diperkirakan mampu menampung 35 set kereta. Sementara satu set kereta memiliki tiga gerbong yang sanggup menampung sekitar 628 orang, layaknya LRT di Jepang.


Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) sebelumnya juga diketahui telah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana guna membahas penyelesaian proyek LRT ini. Menurut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng investor Jepang untuk pengadaan kereta dan untuk urusan konstruksi kemungkinan akan diberikan kepada investor asal Tiongkok.


Dana yang dibutuhkan dalam pembangunan proyek LRT dengan tujuh koridor ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 35 triliun. Dalam ratas ini, hadir Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno,Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno dan menteri-menteri lainnya.


sumber:

Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll