19 Februari 2018

China Railway, Berharap Untuk Memenangkan Tender Pembangunan Jalur Kereta Api di Indonesia

Berita

Pameran yang diselenggarakan di Senayan, memamerkan model miniatur China Railway, perusahaan kereta api asal China dan dalam acara tersebut para pengunjung disediakan lembar informasi dari tim customer service yang berada di tempat untuk menjawab pertanyaan. “Rencana China sangat kompetitif dan kami yakin bahwa kami adalah mitra terbaik Indonesia dalam hal ini,” kata Xie Feng, duta China untuk Indonesia, dalam sambutannya pada pembukaan pameran pada hari Kamis.


Menurut duta besar, Cina telah mengajukan studi kelayakan untuk proyek ini kepada Presiden Jokowi. Dan perusahaan ini bersemangat untuk memulai pembangunan dan harus memenangkan tender tersebut. Perusahaan kereta api ini optimis bahwa Negara Indonesia akan memilih China karena percaya ia menawarkan solusi yang saling menguntungkan bagi kedua negara. ” Ini dapat memenuhi kebutuhan di Indonesia dan tidak memerlukan anggaran pemerintah atau jaminan lainnya, sehingga tidak ada tekanan fiskal bagi Indonesia,” kata Duta Besar.


Menurut pernyataan kepala teknisi, Huawu, proyek China Railway akan menelan dana sekitar $ 5,5 juta untuk investasi yang mencakup tanah, infrastruktur dan manufaktur kereta. China akan memberi pinjaman dengan tingkat bunga 2 persen per tahun dan jangka waktu 40 tahun dan juga telah meletakan skema joint venture di atas meja antara konsorsium China dan konsorsium Indonesia, di mana Indonesia akan memiliki saham 60 persen dan China 40 persen sisanya.


Konsorsium Indonesia akan terdiri dari delapan perusahaan negara ini – Wijaya Karya, PP dan Adhi Karya; Perusahaan kereta api persinyalan Len Industri, operator jalan tol Jasa Marga negara, perusahaan perkebunan milik negara/Perkebunan Nusantara, produsen Industri Kereta Api atau INKA dan operator Kereta Api Indonesia. “Kami berada dalam perahu yang sama, berlayar bersama-sama atau tenggelam bersama-sama,” kata Duta Besar Xie.


Tender saingan Jepang menawarkan hal yang serupa, yang akan menelan biaya sekitar $ 3,3 juta dengan pinjaman mencakup 75 persen dari dana dengan tingkat bunga 0,1 persen per tahun dan jatuh tempo 40 tahun. Duta Xie mengatakan bahwa teknologi Cina kompatibel dengan pemain besar lainnya di sektor seperti Alstom, Siemens dan Bombardier. Pemerintah Indonesia dijadwalkan akan mengumumkan pemenang untuk proyek ini pada akhir Agustus 2015. 


(sumber: www.szaktudas.com)

Jelajahi artikel menarik lainnya

PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun
PT INKA Sukses Gelar Pembukaan Relawan Bakti BUMN Batch VIII di Madiun

PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Relawan Bakti BUMN Batch VIII. Acara pe

15 Agustus 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025
INKA Turut Hadir di RailwayTech Indonesia 2025

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) bersama anak perusahaan dan afiliasi turut menjadi peserta dalam Pameran Railwaytech Indonesia 2025. Railwaytech Indones

28 Juli 2025
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok
Satu Rangkaian KRL iE 305 Produksi INKA Kembali diberangkatkan ke Depo KRL Depok

Press Release No. 18/PR/INKA/VII/2025Madiun - PT INKA (Persero) kembali memberangkatkan rangkaian KRL iE 305 yang akan mendukung transportasi umum berbasis rel untuk operasional di wilayah Jabodetabek

16 Juli 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025
PT INKA Turut Berpartisipasi pada ICI 2025

Press Release No. 17/PR/INKA/VI/2025PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) menunjukan kontribusinya dalam pembangunan dan inovasi transportasi perkeretaapian nasional dengan berpartisipasi pada 

13 Juni 2025
rating
scroll