15 Februari 2018

Groundbreaking Rel KA Papua Barat Ditargetkan Juli 2016

Berita

Provinsi Papua Barat ditargetkan akan dimulai pada bulan Juli mendatang.  Kementerian Perhubungan RI menargetkan peletakan batu rel pertama pembangunan jalur perkeretaapian di Papua Barat digelar Juli nanti.


Pembangunan jalur kereta api dimulai dari Kota Sorong menuju Kabupaten Sorong selanjutnya Kabupaten Sorong Selatan dan Maybrat kemudian menuju ke Kabupaten Teluk Bintuni hingga tembus di Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Manokwari ibukota Provinsi Papua Barat.


“Targetnya pada semester dua, yaitu pada bulan Juli akan dilakukan Groundbreaking peletakan rel pertama pada jalur barat (Trase) oleh Presiden Joko Widodo," ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Papua Barat, Bambang Heri, Rabu (1 Juni 2016).


Dijelaskan, tahapan pembangun jalur perkretaapian di Papua Barat yang dimulai sejak 2015 lalu itu, diawali studi kelayakan oleh Kemenhub.


"Kemudian Pemprov Papua Barat melaksanakan studi rencana induk perkeretaapian Papua Barat, yaitu segmen utara dan selatan," kata dia.


Untuk saat ini, kata dia, Kementerian Perhubungan tengah menggelar studi Detail Engenering Desain (DED), meliput jalur Kota Sorong ke Ayamaru, Kabupaten Maybrat.


"Artinya proses ini berlaku pasang. Terus jalan," jelasnya.


Sebelumnya Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy menyatakan, sesuai hasil presentasi Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pembangunan jalur kereta api Provinsi Papua Barat membutuhkan waktu tiga tahun hingga 2019.


Dia menjelaskan pembangunan jalur kereta di Provinsi Papua Barat akan dimulai dari Kota Sorong karena infrastruktur Sorong sangat memadai.


“Pembangunan jalur kereta api di Provinsi Papua Barat yang menghubungkan enam daerah tersebut, didukung oleh pemerintah dan masyarakat Papua Barat,” kata Irene.


Pemerintah Provinsi Papua Barat, kata dia, akan memfasilitasi dan melakukan koordinasi dengan masyarakat pemilik lahan serta pihak-pihak terkait lainnya agar pembangunan jalur kereta secepatnya dilaksanakan.


"Presiden Jokowi tidak hanya janji tetapi dibuktikan secara nyata memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Papua Barat seperti Terminal Bandara DEO yang diresmikan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ignasius Jonan belum lama ini." tambah dia.


Sumber


Jelajahi artikel menarik lainnya

Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional
Pemerintah dan INKA Perkuat Sinergi Industri dan Distribusi Sarana Perkeretaapian Nasional

No 11/PR/INKA/VII/2026Banyuwangi, 12 Juli 2026 , PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur

12 Juli 2026
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia
Perkuat Pasar Internasional, INKA Kembali Kirim Locomotive Platform ke Australia

Surabaya, 10 Juli 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan dua unit locomotive platform kepada UGL RS Pty Limited di Australia. Kedua unit ini merupakan unit ke-17 dan k

10 Juli 2026
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

PR No. 09/PR/INKA/VII/2026[Madiun, 3 Juli 2026] – PT Industri Kereta Api (Persero) menggelar kegiatan pisah sambut Komisaris dan Direksi di Kantor Utama INKA, Madiun. Kegiatan ini merupakan bagian d

3 Juli 2026
 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
rating
scroll