15 Februari 2018

Ini Kunci Singapura Kurangi Kemacetan di Jalan

Berita

ilustrasi: gambar transportasi umum di Singapura

Singapura - Transportasi umum yang baik merupakan salah cata untuk mengurangi kemacetan di jalan. Di Singapura, integrasi transportasi umum menjadi kunci penting dalam pembangunan dan pengembangan transportasi.


Haziq Ismael, salah satu warga negara Singapura‎, mengaku lebih memilih menggunakan bus untuk pergi kerja. Alasannya sederhana, hanya butuh satu bus untuk mencapai tempat kerjanya di Chinatown dari kediamannya di Bukit Panjang.


"Saya hanya butuh satu kali bus dari rumah menuju ke tempat kerja. Saya punya mobil, tapi naik bus lebih hemat dan memakan waktu lebih sedikit. Hanya 45 menit dengan bus, sementara jika saya menggunakan mobil, saya butuh waktu lebih dari satu jam, itu pun di luar jam sibuk," tutur pria berusia 27 tahun ini kepada detikcom, Senin (25/5/2015).


‎Land Transport Authority (LTA), badan pemerintah yang mengatur soal transportasi umum di darat, merancang transportasi umum agar mudah digunakan. Dengan metode integrasi transportasi darat, warga maupun turis di Singapura tak akan sulit mencapai tujuan mereka.


‎Integrasi transportasi umum memastikan akan ada moda transportasi yang bisa digunakan di setiap tempat dan tujuan. Bus, Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT) hingga taksi mampu menghubungkan daerah perumahan dengan pusat bisnis yang menjadi jantung kota Singapura.


Data LTA menyebutkan, ada 2,8 juta perjalanan MRT dan LRT tiap harinya. Di sisi lain, 4.552 armada bus melayani 357 rute perjalanan ‎untuk mengakomodasi 5,5 juta penduduk Singapura.


‎Tentunya, kemacetan tetap akan terjadi jika integrasi transportasi umum tidak didukung dengan sarana infrastruktur yang baik. Singapura memiliki 3.453 km jalan raya, ditambah 164 jalan tol.‎ Angka yang cukup besar mengingat luas lahan daratnya yang hanya 718 kilometer persegi.


‎Haziq sangat mendukung integrasi moda transportasi umum yang dijalankan oleh pemerintah Singapura. Selain memperpendek waktu tempuh dari rumah ke tempat kerja, pengurangan penggunaan transportasi umum juga berarti mengurangi polusi.


"Lebih sedikit kendaraan pribadi tentu saja akan menghasilkan lebih sedikit polusi asap. Tentunya kami warga Singapura menginginkan udara yang lebih sehat, dengan lebih sedikit racun dari emisi karbon yang terbuang. Menggunakan transportasi umum merupakan cara terbaik untuk menjamin udara lebih sehat dan segar," katanya.
sumber:

Jelajahi artikel menarik lainnya

 PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern
PT INKA (Persero) Sambut Kunjungan Wali Kota Bogor, Siap Dukung Pengembangan Trem Modern

Banyuwangi, 6 Desember 2025 - PT Industri Kereta Api (Persero) menyambut positif komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam pengembangan transportasi massal perkotaan berbasis trem. Komitmen tersebut ditega

8 Januari 2026
PT INKA (Persero) dan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Tandatangani Nota Kesepahaman Penyediaan Teknologi Moda Transportasi Berkelanjutan
PT INKA (Persero) dan Perumda Transportasi Pakuan Kota Bogor Tandatangani Nota Kesepahaman Penyediaan Teknologi Moda Transportasi Berkelanjutan

Press Release 29/PR/INKA/X/2025Bogor, 11 Desember 2025 — PT INKA (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman dengan Perusahaan Umum Daerah Transportasi Pakuan (PTP) Kota Bogor mengenai penyediaa

13 Desember 2025
PT Industri Kereta Api Lanjutkan Ekspor 135 Unit Car Flat Top Wagon ke New Zealand
PT Industri Kereta Api Lanjutkan Ekspor 135 Unit Car Flat Top Wagon ke New Zealand

Press Release No. 28/PR/INKA/X/2025Surabaya ━ PT Industri Kereta Api (Persero) melanjutkan pengiriman ekspor Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) sebanyak 135 unit pesanan UGL Rail Services Pty Ltd

20 Oktober 2025
Kunjungan Sesko TNI ke PT INKA (Persero): Tingkatkan Wawasan Strategis tentang Industri Perkeretaapian Nasional
Kunjungan Sesko TNI ke PT INKA (Persero): Tingkatkan Wawasan Strategis tentang Industri Perkeretaapian Nasional

Press Release No. 27/PR/INKA/X/2025Madiun, 17 Oktober 2025 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menerima kunjungan dari rombongan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LIV Tahun

17 Oktober 2025
rating
scroll